10 Destinasi Wisata Sejarah di Jakarta yang Cocok Dikunjungi saat HUT ke-77 RI, Tugu Proklamasi Jangan sampai Terlewat 

Icon CameraNovie Fauziah
Rabu 17 Agustus 2022 00:52 WIB
10 Destinasi Wisata Sejarah di Jakarta yang Cocok Dikunjungi saat HUT ke-77 RI, Tugu Proklamasi Jangan sampai Terlewat 
10 destinasi wisata bersejarah di Jakarta yang dijadikan tempat peninggalan kenangan para pahlawan bisa Anda kunjungi saat hari kemerdekaan nanti. (Foto: Okezone/Putera)

Jika diperhatikan bangunan ini menyerupai Istana Dam di Amsterdam. Terdiri dari bangunan utama dengan dua sayap di bagian timur dan barat, serta bangunan sanding yang digunakan sebagai kantor, ruang pengadilan, dan ruang-ruang bawah tanah yang dipakai sebagai penjara. Pada 30 Maret 1974, bangunan ini kemudian diresmikan sebagai Museum Fatahillah.

6. Museum Bank Indonesia

Masih berada di kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya berada di jalan Pintu Besar Utara No.3, Jakarta Barat.

Bangunan ini termasuk ke dalam cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasik, dipadu dengan pengaruh lokal, dan dibangun pertama kali pada 1828.

Di dalam museum ini, Anda akan mendapatkan berbagai informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa.

Dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara, hingga terbentuknya Bank Indonesia pada 1953 dan kebijakan-kebijakannya.

7. Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala merupakan salah satu museum dalam pusjarah TNI. Secara khusus menyajikan sejarah perjuangan TNI mulai 1945 sampai sekarang. Berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Dengan melihat isi museum Satria Mandala, masyarakat dapat mengetahui perjuangan TNI, dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Museum yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 5 Oktober 1972, juga dijadikan sebagai sarana pembinaan mental dan pewarisan nilai-nilai juang 1945 dan nilai-nilai luhur TNI.

Berkunjung ke Museum Satria Mandala ini, diharapkan masyarakat bisa menghayati kontinuitas perjuangan TNI. Terutama untuk mempertahankan dan mengamankan kemerdekaan di masa yang akan datang.

8. Museum Nasional Indonesia

Museum Nasional Republik Indonesia atau Museum Gajah, adalah sebuah museum arkeologi, sejarah, etnografi, dan geografi yang terletak di Jakarta Pusat dan persisnya di Jalan Merdeka Barat.

Di museum ini Anda dapat melihat peninggalan-peninggalan mulai dari prasejarah, sejarah hingga kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri di Indonesia.

Tak hanya itu saja, kini Museum Nasional Indonesia memiliki daya tarik lainnya yang membuat para pengunjung serasa masuk ke dalam dunia imajinasi, yaitu Ruang InersiA –sebuah ruang berukuran 12 m x 21 m yang menyajikan instalasi video mapping-.

Menggunakan proyeksi sudut 360 derajat, pengunjung dapat merasakan pengalaman interaktif seolah menyatu dengan visual warna-warni yang berubah-ubah di sekeliling dinding dan lantai.

Tak hanya memanjakan mata, audio Ruang ImersifA juga semakin melengkapi perjalanan imajinasi pengunjung di dalamnya selama 30 menit. Dalam pembuatan video mapping, Pamong Budaya Ahli Madya di Museum Nasional Nusi Lisabilla mengatakan pihaknya bersama tim sangat memperhatikan detail-detail termasuk warna, visual, latar belakang musik, hingga pencahayaan.

9. Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Seorang perwira Angkatan Laut bernama Laksamana Tadashi Maeda mendedikasikan kediamannya sebagai tempat merumuskan naskah proklamasi. Kini rumah tersebut menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi yang terletak di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Ada 4 ruangan di dalam museum tersebut yang masing-masing mengoleksi benda bersejarah terkait perumusan naskah proklamasi kemerdekaan RI.

10. Gedung Arsip Nasional

Gedung yang dibangun pada tahun 1760 ini menyimpan peninggalan dari zaman Belanda, seperti lemari, brankas, kursi, meja kerja dan koleksi senjata yang sudah berumur cukup tua.

Bangunan yang membentuk U itu juga memiliki desain interior cukup unik. Atapnya yang tinggi membuat udara bergerak dengan bebas, sehingga ketika berada di dalamnya Anda akan terus merasa sejuk.

Di salah satu lantai gedung, Anda dapat melihat keramik yang bercerita tentang kisah yang tertulis dalam Alkitab.

Selain itu, ada juga beberapa ruangan yang cukup besar, seperti ruang makan, lukisan-lukisan peta dunia, peta Batavia, kamar tidur Reiner de Klerk lengkap dengan ranjangnya.  Lokasinya berada di Jalan Gajah Mada, Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

Editor : Andre Purwanto

2
/
2