3 Penyebab Kematian Bayi di Indonesia, Salah Satunya Berat Badan Lahir Rendah

Icon CameraKevi Laras
Minggu 20 November 2022 17:10 WIB
3 Penyebab Kematian Bayi di Indonesia, Salah Satunya Berat Badan Lahir Rendah
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan angka kematian pada bayi di Indonesia cukup tinggi, yaitu 24 per seribu anak. (Ilustrasi: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan angka kematian pada bayi di Indonesia cukup tinggi, yaitu 24 per seribu anak. Hal ini tentu didasari oleh beberapa faktor, apa sajakah?

Dalam penjelasannya, Menkes Budi mengatakan ada 3 faktor kematian bayi. Di antaranya, berat badan lahir rendah (BBLR), asfiksia (kurangnya oksigen), dan kelainan kongenital. 

Ketiganya juga dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kurangnya gizi, jarak waktu kehamilan terlalu dekat sampai penyakit yang dialami ibu berdampak ke bayinya.

"Tidak hanya diturunkan di rumah sakit. Disebabkan ibunya kurang diurus. Namanya mengurangi kematian bayi harus urus ibunya, kenyataannya kematian bayi paling tinggi ada rendah berat badan," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara online dalam Pekan Ilmiah Tahunan IDAI di Jakarta, Minggu (20/11/2022)

Dengan begitu, dia memiliki program yang salah satunya ialah menekan angka kematian pada bayi. Kemudian, dia menargetkan bahwa setiap Puskesmas di daerah-daerah akan memiliki fasilitas kesehatan yang baik seperti alat USG.

Sehingga bisa memberikan pelayanan baik untuk ibu di masa kehamilan sampai melahirkan. Menurutnya kurang lebih 3 juta ibu hamil tidak mendapatkan pelayanan pemeriksaan dengan USG di daerah.

 

1
/
2