3 Potret Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Pakai Baju Adat, Anggun dan Berwibawa 

Icon CameraDevi Ari Rahmadhani
Senin 14 November 2022 15:45 WIB
3 Potret Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Pakai Baju Adat, Anggun dan Berwibawa 
Potret Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pakai baju adat. (Foto: celebrities.id/Instagram @kaesangp)

JAKARTA, celebrities.id - Potret prewedding Kaesang Pangarep dan Erinba Gudono kembali mencuri perhatian. Kali ini, calon pengantin itu nampak anggun dan berwibawa dengan pakaian adat.

Konsep presedding menggunakan baju adat ini terlihat lebih sakral. Hal tersebut terpancar dari wajah Kaesang dan Erino yang nampak lebih serius. Walau demikian, keduanya lebih terlihat mempesona dan berwibawa. 

Melansir dari Instagram Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Senin (14/11/2022), berikut ini potret foto prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. 

1. Menggunakan baju adat Bali 

Potret Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pakai baju adat. (Foto: celebrities.id/Instagram @kaesangp)

Erina Gundono dan Kaesang Pangarep terlihat sangat anggun menggunakan baju adat Bali berwarna merah maroon dan ungu dengan motif berwarna emas serta silver. 

Kaesang terlihat menggenakan kemben yang menutupi dada hingga bagian bawah lutut. Dia juga melengkapi penampilannya dengan topi adat berwarna merah maroon.

Penampilan Kaesang dalam foto preweding ini pun semakin terlihat gagah berani karena dirinya membawa pedang kecil di tangan kanannya. 

Sementara Erina mengenakan baju adat Bali dengan bagian tangan kanan terbuka, sementara tangan kiri sedikit tertutup. 

Penampilan Erina ini dilengkapi dengan berbagai macam aksesoris. Mulai dari gelang di kedua tangannya, kalung, hingga mahkota yang sangat besar di kepala. 

 

2. Menggunakan baju adat NTT 

Potret Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pakai baju adat. (Foto: celebrities.id/Instagram @kaesangp)
Potret Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pakai baju adat. (Foto: celebrities.id/Instagram @kaesangp)

Baju adat kedua, Erina dan Kaesang menggunakan baju adat NTT dan berfoto di tempat yang menurut keduanya spesial.

"Serius sekali mukanya seserius hubungan kita. Kali ini pakai baju NTT di tempat yang spesial bagi kami," tulis Erina Gudono dalam unggahan Instagram pribadinya. 

Dalam foto ini, Kaesang dan Erina terlihat kompak menggunakan kain songket khas NTT yang dibuat menjadi pakaian modern. 

Erina menggunakan kain songket merah maroon dengan motif berwarna putih. Pakaiannya ini cukup unik karena pada bagia leher dan tangannya dibuat seperti jaring-jaring. 

Pada bagian pinggangnya, Erina menambahkan kain songket kecil yang digunakan sebagai pengganti sabuk. Sementara pada bagian bawahnya, Erina menggunakan rok span berwarna hitam.

Untuk mendapatkan penampilan yang lebih elegan, Erina mencepol rambutnya menjadi satu ke belakang dan menggunakan mahkota khas NTT. 

Sedangkan sang kekasih, Kaesang Pangarep terlihat tampan dengan menggunakan kemeja merah maroon yang dilapisi dengan kain songket khas NTT yang dipadukan dengan rok span untuk bawahannya. 

3. Menggunakan baju adat Lampung 

Potret Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pakai baju adat. (Foto: celebrities.id/Instagram @kaesangp)
Potret Prewedding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pakai baju adat. (Foto: celebrities.id/Instagram @kaesangp)

Baju adat ketiga yang dikenakan oleh Kaesang Pangarep dan Erina Gudono yakni berasal dari lampung. 

Kaesang terlihat menggunakan sarung tumpal, kain sarung khas Lampung yang ditenun menggunakan benang emas hingga lutut. Kemudian bagian bawahnya ia terlihat menggunakan sarung dengan motif yang sama. 

Penampilan kaesang ini pun dilengkapi berbagai aksesoris adat, mulai dari kopiah emas, kalung, hingga gelang. 

Di samping Kaesang, Erina Gudono pun terlihat mengenakan kain dengan motif yang sama untuk menutup seluruh bagian tubuhnya. Di bagian pundaknya, Erina menambahkan selendang bermotif senada. 

Sama dengan Kaesang, Erina juga menggunakan berbagai macam aksesoris tradisional. Mulai dari mahkota, anting, kalung, hingga gelang.

Editor : Endang Oktaviyanti