4 Jenis Oli Motor Berdasarkan Fungsi, Jangan Salah Pilih Ya!

Icon CameraOkezone
Kamis 24 November 2022 15:58 WIB
4 Jenis Oli Motor Berdasarkan Fungsi, Jangan Salah Pilih Ya!
Jenis oli motor berdasarkan fungsi. (Foto: celebrities.id/Hops)

JAKARTA, celebrities.id - Kualitas oli mesin sangat berpengaruh pada jenis motor yang digunakan. Pelumasan yang prima dapat membuat kendaraan awet.

Oli merupakan cairan pelumas yang digunakan untuk melapisi komponen yang ada di dalam mesin motor agar dapat bekerja sempurna dan tidak terjadi keausan.

Pelumas punya peran penting dalam kinerja motor. Karena, pada komponen mesin yang bergerak tersebut tidak bergesekan satu sama lain sehingga tidak merusak mesin.

Agar kendaraan dapat awet, pemilik kendaraan harus melumasi mesinnya sehingga kinerjanya maksimal. Meski begitu, ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika memilih oli motor.

Memilih oli motor harus disesuaikan dengan jenis kendaraan. Tidak semua oli dapat digunakan untuk motor. Kesalahan dalam memilih oli dapat merusak motor Anda.

Berikut beberapa jenis oli mesin yang cocok untuk motor dilansir dari berbagai sumber, Kamis (24/11/2022).

1. Oli sintetik

Oli sintetik berbahan dasar minyak bumi (mineral) yang diolah dan dicampur dengan bahan aditif. Oli sintetik bebas dari karbon reaktif karena merupakan hasil terbersih dari oli mineral.

Oli mesin memiliki sifat tidak mudah menguap serta mampu melapisi komponen kendaraan secara merata dan juga tahan pada kondisi ekstrem.

Jika dilihat dari warnanya, oli sintetik tidak cepat menghitam. Oli ini cocok digunakan untuk jenis motor tua atau motor sport yang memesinnya bekerja ekstra.

2. Oli semi sintetik

Oli jenis ini merupakan campuran dari oli mineral dengan oli sintetik. Tidak heran jika harga oli semi sintetik lebih murah dibanding oli sintetik yang murni.

Pelumas ini punya kekurangan karena mengandung karbon aktif dan mampu menghasilkan range viskositas yang lebih luas dan stabil dibanding oli mineral.

Selain itu, oli semi sintetik memiliki kadar penguapan yang jauh lebih rendah dan membuat kinerja masin menjadi lebih efisein.

 

1
/
2