5 Cara Mengatasi Post Holiday Blues, Gangguan Mental usai Libur Panjang 

Intan Afika Nuur Aziizah
Sabtu 07 Mei 2022 12:45 WIB
5 Cara Mengatasi Post Holiday Blues, Gangguan Mental usai Libur Panjang 
Gangguan mental usai libura panjang. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Hati-hati dengan gangguan mental post holiday blues atau vacation blues. Biasanya terjadi usai libur panjang, seperti Idul Fitri 2022.

National Alliance on Mental Illness (NAMI) mengatakan Post Holiday Blues digambarkan sebagai perasaan cemas dan stres yang muncul setelah liburan. 

Umumnya hal ini dialami pekerja di Amerika Serikat setelah libur musim dingin. Sementara, di Indonesia gejala ini lebih mungkin dialami seusai libur panjang, seperti Lebaran dan Tahun Baru. 

Ketika mengalami sindrom ini, kamu akan cenderung tidak bersemangat ataupun produktif dalam bekerja. Ini bisa mirip dengan perasaan sedih, cemas, atau bahkan depresi. Akibatnya, pekerjaanmu pun menjadi terbengkalai.

"Tidur Anda mungkin terpengaruh, tingkat energi, dan bahkan kemampuan Anda untuk berkonsentrasi, karena bagaimanapun, liburan juga memberi kita istirahat dari kehidupan sehari-hari dan pekerjaan yang monoton," kata Psikoterapis Gina Moffa yang berbasis di New York, AS, dikutip dari Psychcentral pada Sabtu (7/5/2022).

Lantas, bagaimana cara mengatasi post holiday blues? Melansir Psychology Today, Sabtu (7/5/2022), simak selengkapnya berikut ini.

1. Berbicara secara verbal dengan teman, bukan lewat pesan

Pikirkan tentang seseorang yang kamu senangi, lalu ajaklah dia berbicara, baik secara langsung maupun telepon. Alih-alih mengeluh tentang perasaanmu, tanyakan bagaimana pengalaman liburan mereka dan momen paling menyenangkan yang mereka miliki. Berbicara secara verbal telah diakui banyak ahli psikologi dapat membantu berbagai masalah kecemasan, salah satunya adalah post holiday blues.

2. Lakukan aktivitas di luar rumah

Hilangkan suasana monoton yang membosankan dengan melakukan aktivitas di luar rumah. Bermain atau berjalan-jalan ke luar rumah bisa meningkatkan energi kamu untuk kembali bersemangat. Cobalah untuk makan di restoran atau kafe terdekat, alih-alih memesan makanan lewat delivery. Lebih baik lagi jika kamu mengajak teman yang kamu senangi. Dengan begitu, lambat laun suasana hatimu pasti akan berubah.

3. Berolahraga

Jika kamu merasa sedih, kemungkinan besar kamu akan merasa ingin duduk dan melamun atau menonton acara TV favoritmu. Hal yang sama juga sangat mungkin terjadi saat kamu mengalami post holiday blues. Lawan rasa sedih itu dan gerakkan tubuhmu dengan berolahraga. Tak hanya membakar kalori, olahraga juga membuat tubuhmu memproduksi endorfin, hormon yang berkaitan dengan perasaan senang. Lakukanlah olahraga ringan beberapa kali dalam seminggu. Kamu pasti akan merasakan perubahan pada suasana hatimu.

4. Memasak

Cobalah memasak menu yang tidak mengingatkan kamu pada makanan hari raya, sehingga kamu bisa mendapatkan aroma masakan yang baru di rumah. Lebih baik lagi, jika memasak sesuatu yang baru, karena ini akan merangsang pemikiran kreatif dan aktif darimu.

5. Hindari hal-hal yang berhubungan dengan liburan

Hindari menonton acara televisi yang berkaitan dengan liburan. Jika perlu, hindari juga hal-hal yang berhubungan dengan tempat yang kamu kunjungi atau cicipi saat liburan, seperti makanan. Bukan tanpa alasan, ini dilakukan untuk menghindari kamu dari perasaan sedih yang ditimbulkan akibat mengenang masa-masa liburan sebelumnya.

Editor : Endang Oktaviyanti