5 Kata-Kata Romantis dalam Hospital Playlist 2, Bikin Meleleh

Zahira Aulia Atmadji
Selasa 21 September 2021 17:25 WIB
5 Kata-Kata Romantis dalam Hospital Playlist 2, Bikin Meleleh
Kata Romantis dalam Hospital Playlist 2. (Foto: Soompi)

JAKARTA, celebrities.id - Drama Hospital Playlist 2 yang tayang di tvN banyak menyentuh hati para penonton setia K-Drama. Serial ini menceritakan tentang lima dokter yang saling berteman baik dan berbagi cerita kisah masing-masing dari kehidupan mereka saat berada di rumah sakit. 

Tayangan ini tak hanya menarik dari jalan ceritanya saja, juga dari kata-kata yang ada dalam serial tersebut, terlebih mengandung unsur romantis. Sudah pasti para penontonya pun dibuat baper (bawa perasaan).

Melansir Soompi, Selasa (21/9/2021), berikut lima kata romantis yang bikin baper.

1. Lee Ik Joon di dalam Eps 7

Lee Ik Joon selalu dipenuhi dengan energi yang positif dan pesonanya yang sangat berbeda sebagai seorang dokter. Seorang pasien yang mengantarkan makanan kebangsal rumah sakit, sebagai permintaan maafnya karena bertindak sensitif sebelum melakukan transplantasi hati ayahnya. 

Jang Yoon Bok mengungkapkan ketidak nyamanan atas sikap pasien tersebut. Melihat hal tersebut, Lee Ik Joon berkata, “ini mungkin sesuatu yang kita alami setiap hari, tetapi bagi para pasien, ini adalah rintangan terbesar dalam hidup mereka dan momen terpenting mereka. Saya piker saya akan bertindak seperti dia juga karena saya akan menjadi sensitive seperti itu.” 

Lalu dia melanjutkan kata-katanya, “Kehidupan keluarga saya dipertaruhkan, jadi mengapa penting orang lain melihat saya? Yoon Bok, jangan berpikir bahwa pasien dan keluarga tidak tahu apa-apa. Mereka sebenarnya tahu, itu sebabnya kita harus berusaha untuk lebih memahaminya.” Dari adegan tersebut menunjukan sifat peduli dan perhatian dari dokter Lee Ik Joon.

2. Ahn Jung Won di dalam Eps 6

Ahn Jung Won sebagai dokter yang selalu memahami perasaan pasien dan walinya lebih baik dari siapapun, ia meyakinkan ibu bayi dan keluarganya tepat sebelum melakukan operasi. Setelah mertua dari pasien mendengar hal itu ia menyalahkan ibu dari si bayi tersebut atas penyakitnya. Ahn Jung Won dengan sengaja menjelaskan kepada keduanya, “Kamu pasti ibunya. Ini bukan salah putri mu. Ini bukan sesuatu yang terjadi atas kesalahan seseorang, melainkan sesuatu yang terjadi begitu saja.” Mendengar hal itu ibu dari bayi tersebut dan nenek dari pihak ibu itu sangat tersentuh mendengar kata yang diucapkan oleh dokter Ahn yang sedikit menenangkan pikiran keluarga pasien.

 

3. Kim Joon Wan di dalam Eps 6

Kim Jung Wan juga membuat para penonton terkesan dengan salah satu dialognya yang menunjukkan sifat penuh perhatian. Saat Lim Chang Min tidak bisa mengumumkan kematian pasien, dan ia menangis. Pada akhirnya Kim Joon Wan mengambil alih tugas Lim Chang Min untuk menyebutkan waktu kematiannya. Setelah kejadian itu Lim Chang Min menghampiri Kim Joon Wan untuk meminta maaf karena tidak dapat menyebutkan waktu kematian dengan benar.

Lalu Kim Joon Wan menjawab, “Mengapa kamu minta maaf? Kamu boleh menangis, bukankah dokter juga manusia? Tidak apa-apa. Saya tidak secara khusus untuk memberitahukan anda untuk menahan atau menyembunyikan perasaan itu. Tetapi, anda harus tetap melakukan pekerjaan anda. Membuat keputusan itu juga merupakan tugas seorang dokter.” Kim Joon Wan membuat para penonton terharu dengan caranya sendiri mengajarkan juniornya.

4. Yang Seok Hyung di dalam Eps 6 

Dikenal sebagai dokter yang merawat pasien dengan perhatian yang cermat dan detail, Yang Seok Hyung mengungkapkan cerita saat menangani pasien pertamanya. Dia mengungkapkan bahwa meskipun dia telah memberitahu seorang wanita hamil bahwa semuanya akan baik-baik saja dan tidak perlu khawatir, Yang Seok Hyung harus tetap menyampaikan kepada suaminya bahwa dia telah meninggal karena emboli cairan ketuban.

“Saya diajari untuk tidak mengekspresikan emosi saya didepan pasien, tetapi apakah bisa? Saya tidak dapat menahan diri. Saya menangis bersama mereka disana.” Ujar dokter tersebut. Setelah mendengar cerita Kim Joon Wan pergi kekamar mandi untuk menangis diam-diam karena ia malu nangis didepan keluarga pasien. Yang Seok Hyung berkata “Saya juga memberitahu murid-murid saya bahwa tidak apa-apa untuk mengekspresikan beberapa emosi selama mereka menjaga batasannya. Kami bukan Attificial Intelligence.” 

5. Chae Song Hwa didalam Eps 4 

Karena kepribadiannya yang tajam dan keterampilannya yang sangat baik sebagai seorang dokter, Song Hwa sangat dihormati oleh juniornya. Dia juga banyak memberikan nasehat yang bijak untuk para juniornya. Heo Sun Bin, sedang memeriksa keadaan pasien, lalu melaporkan anomali kepada atasannya, yang hanya menyuruhnya untuk terus berjaga-jaga.

Akhirnya, pasien kehilangan kesadaran, dan ketika dokter yang bertanggung jawab terus menunggu, Heo Sun Bin berteriak dan bertanya apakah dia akan bertanggung jawab jika terjadi kesalahan. Berkat responnya yang cepat, pasien berhasil melewati masa krisisnya. Ketika Heo Sun Bin menjelaskan situasinya kepada Chae Song Hwa dan mengungkapkan bahwa ia akan meminta maaf atas kata katanya yang kasar kepada dokter.  Chae Song Hwa mengatakan kepadanya bahwa keputusannya benar dan dia harus terus mendorong ide-idenya jika dia bepikir. Chae Song Hwa sangat berkarisma saat dia mengatakan, “bertarunglah dengan sengit, begitulah cara anda menyelamatkan pasien.”

Editor : Endang Oktaviyanti