5 Kunci Membangun Rumah Tangga Islami, Jangan Kasar dan Kaku

Laras Dwi Sasmita
Rabu 22 September 2021 23:48 WIB
5 Kunci Membangun Rumah Tangga Islami, Jangan Kasar dan Kaku
KH Cholil Nafis memberikan tausih membangun rumah tangga islami. (Foto: celebrities.id/Youtube)

JAKARTA, celebrities.id - Pasangan suami istri biasanya memiliki cara masing-masing dalam membangun rumah tangga. Ada yang selalu berjalan harmonis, tetapi tak sedikit yang terus bertengkar hingga akhirnya memilih cerai.

Namun, untuk membangun rumah tangga yang baik memang butuh pengetahuan. KH Cholil Nafis dalam dalam tausiah Cahaya Hati Indonesia mengungkap bahwa kunci membangun rumah tangga, yakni hubungan jangan dibuat kaku.

Rumah tangga akan berjalan dengan baik ketika pasangan suami istri telah mempersiapkan kesepakatan yang nyaman untuk kedua belah pihak, sehingga dapat mencegah terjadinya pertikaian karena kurangnya rasa dihargai sebagai istri maupun sebaliknya ungkap KH. Cholil Nafis.

"Intinya dalam rumah tangga itu dibangun kesepakatan yang nyaman, tapi ingat istri juga harus taat kepada suami," ujar KH Cholil Nafis, di Channel YouTube iNews Official, Kamis (23/9/2021).

KH Cholil Nafis juga mengatakan bahwa rumah tangga suatu pernikahan tanggung jawabnya dipegang penuh oleh sang suami. Maka sang istri memiliki kewajiban untuk membantu sang suami dalam membangun rumah tangga yang baik, dalam Islam para istri yang taat kepada suami akan mendapatkan pahala yang besar.

"Saling pengertian saja jangan dibikin kaku, semua dalam rumah tangga tanggung jawab suami, peremuan membantu suami dapat dua pahala yang pertama taat kepada suami dan kedua meringakan tanggung jawab suami," ujarnya.

KH Cholil Nafis menyebutkan terdapat lima hal yang perlu diperhatikan untuk membangu rumah tangga yang baik. Yakni, saling pengertian satu sama lain, saling menjaga aib, tidak menjelekan pasangan, tidak kasar atau memukul terhadap pasangan dan terakhir selesaikan masalah rumah tangga dengan kepala dingin.

"Lima hal yang perlu diketahui untuk membangun rumah tangga yang baik. Pertama saling merasakan apa yang dirasakan baik suami maupun istri, kedua untuk menjadi baik suami istri saling menutupi aibnya saling memperindah," kata KH Cholil Nafis

"Ketiga ingat jangan pernah jelek-jelekin pasangannya apalagi cerita kepada teman, yang keempat jangan pernah mukul yang nyakitin, yang kelima terkahir kalau berantem jangan pernaha pergi dari rumah," ucapnya.

Editor : Dhita Seftiawan