5 Minyak Alami Terbaik untuk Melembabkan Kulit

Ratu Syra Quirinno
Kamis 08 April 2021 13:41 WIB
Minyak pelembab dipilih berkat kemampuan alaminya untuk melembabkan dan menutrisi berbagai jenis kulit. (Foto: Freepik.com)

JAKARTA, celebrities.id - Pelembab atau yang lazim juga disebut minyak wajah telah menjadi bahan utama produk kecantikan. Minyak pelembab dipilih berkat kemampuan alaminya untuk melembabkan dan menutrisi berbagai jenis kulit.

Dikutip dari healthline.com, minyak wajah tidak akan membuat wajah berminyak. Minyak wajah dikemas dengan bahan-bahan yang baik seperti polifenol, asam lemak, dan antioksidan yang berguna untuk mengurangi peradangan dan membuat kulit bercahaya.

Berikut miyak terbaik untuk kulit:

Minyak Kelapa

Minyak nabati yang harum ini digunakan dalam segala hal mulai dari perawatan kulit hingga resep smoothie. Dibuat dengan menekan lemak dari daging kelapa, minyak ini telah mendapatkan popularitas yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir karena khasiat terapeutiknya.

Penuh dengan vitamin E, minyak kelapa dapat digunakan sebagai pelembab tradisional. Minyak kelapa mengandung asam lemak yang bertindak sebagai penghalang pada kulit dan menjaga kelembapan tetap masuk. Secara alami minyak kelapa juga mengandung antibakteri dan antijamur yang membantu melindungi kulit dan rambut.

Minyak Argan

Minyak argan memiliki kandungan vitamin E, antioksidan, dan asam lemak esensial. Cukup ringan untuk digunakan sebagai pelembab sehari-hari yang tidak berbau. Minyak ini juga dapat digunakan untuk merawat orang dengan kondisi kulit yang lebih parah, seperti eksim atau rosacea. 

Berkat sifat antioksidannya, minyak argan bekerja untuk meningkatkan elastisitas kulit dengan menangkis kerusakan akibat radikal bebas, dan menjadikan kulit bercahaya.

Minyak Biji Rosehip

Biji rosehip memberi nutrisi bagi kulit dan kerap digunakan sebagai salah satu minyak antipenuaan (anti-aging) terbaik. Hingga menjadi minyak, biji rosehip diekstraksi melalui metode pengepresan dingin dari biji varietas mawar tertentu, yang sebagian besar ditanam di Chili.

 

1
/
2