5 Penyebab Rambut Rontok, dari Perawatan Berlebihan hingga Hormon Tak Seimbang

Melati Pratiwi
Selasa 07 Desember 2021 09:38 WIB
5 Penyebab Rambut Rontok, dari Perawatan Berlebihan hingga Hormon Tak Seimbang
Kenali penyebab rambut rontok. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Menyebalkan memang jika setiap kali melihat helaian rambut rontok saat menyisir atau keramas. Kondisi ini tentunya menimbulkan rasa khawatir akan kesehatan rambut. Apalagi rambut adalah mahkota kepala yang bisa membuat penampilan seseorang jadi lebih menarik.

Melansir hindustantimes, Selasa (7/12/2021) penyebab paling umum kerontokan rambut adalah kondisi turun-temurun yang disebut alopecia androgenik. Kondisi ini muncul seiring dengan penuaan. Selain itu ada juga beberapa kemungkinan lain yang menyebabkan rambut kamu rontok.

Agar kamu bisa menangani masalah kerontokan rambut dengan tepat, lebih baik perhatikan dulu beberapa alasan di balik rambut rontok.

1. Diet Ekstrim

Ketika kamu memutuskan untuk diet ketat demi menurunkan berat badan, kamu dapat kehilangan nutrisi tertentu. Tidak menutup kemungkinan rambutmu juga akan 'hilang' alias mulai rontok.

"Diet ekstrim dan kekurangan protein, vitamin, zat besi, dll. dapat menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan. Diet mode baru yang muncul setiap hari terkadang membuat Anda kehilangan nutrisi penting dan sangat mendasar yang diperlukan untuk kelancaran fungsi sistem Anda," kata ahli kosmetik Dr. Shilpi Behl, dikutip dari Hindustantimes pada Selasa (07/12/21).

Selain itu, menurut Rinky Kapoor, Konsultan Dermatologist, Cosmetic Dermatologist & Dermato-Surgeon , kekurangan vitamin A, B12, D, C dan elemen lain seperti, zinc , zat besi, protein menyebabkan kekurangan nutrisi pada folikel rambut, sehingga dapat membuat bagian tersebut melemah dan menyebabkan rambut menipis serta rontok.

2. Infeksi Pada Kulit Kepala

Menurut dr. Neeraj Sahni , infeksi akan terjadi saat bakteri, ragi, atau jamur tumbuh berlebihan dan menyerang folikel rambut. Hal ini bisa menimbulkan benjolan nanah, kemerahan, dan seperti bersisik.

Sang dokter mengatakan sebagian besar infeksi kulit kepala dapat disembuhkan dengan antibiotik atau obat antijamur yang tepat.

ย 

1
/
2