5 Pesepakbola Dunia Ini Semakin Moncer Kariernya setelah Jadi Mualaf

Ramdani Bur
Minggu 18 Juli 2021 14:50 WIB
Paul Pogba kariernya semakin moncer setelah memutuskan mualaf. (Foto: Twitter/@ManUtd)

JAKARTA, celebrities.id - Jalan hidayah lewat agama Islam rupanya dialami pula oleh kalangan pesepakbola. Banyak pemain top dunia memutuskan menjadi mualaf dan memiliki kisah hidup lebih sempurna.

Lantas, siapa saja pesepakbola mualaf yang dimaksud? Berikut lima pesepakbola mualaf  yang mendapatkan hidayah:

1. Paul Pogba 

Paul Pogba menjadi mualaf saat berusia 19 tahun atau pada 2012. Setelah memeluk agama Islam, Pogba lebih percaya diri melakukan hal apapun. Karier Pogba gemilang bersama Juventus hingga akhirnya diboyong Manchester United dengan memecahkan rekor transfer dunia pada 2016 seharga 105 juta euro.

“Islam tidak seperti yang orang-orang bayangkan, seperti terorisme. Apa yang kami dengar di media itu berbeda. Islam adalah sesuatu yang indah,” kata Pogba dikutip dari The Times.

"Islam membuat saya berubah. Islam membuat saya menyadari hal-hal dalam hidup, saya kira saya menjadi lebih tenang karenanya. Hal itu membawa perubahan yang baik dalam hidup saya karena saya tidak dilahirkan sebagai seorang muslim,” ujar Pogba.

Pogba pun dikenal teguh dengan agama yang dianut. Ketika tampil di konferensi pers kelar laga Prancis vs Portugal di Piala Eropa 2020, ia tak segan menggeser botol bir yang ada di hadapannya. Ia coba menjalankan ajaran dalam agama Islam, yang mengharamkan mengonsumsi minuman beralkohol.

Karena aksi Pogba di atas, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) mengambil kebijakan baru. Ketika ada pemain Muslim hadir di konferensi pers, mereka takkan menaruh botol bir, sebagai tanda hormat UEFA kepada si pemain.

2. Abel Xavier

Sosok eksentrik di lapangan hijau karena kerap berpenampilan serba putih, mulai dari rambut hingga janggut. Pemain yang sempat membela Liverpool pada 2002-2004 ini, memutuskan menjadi mualaf setelah pensiun sebagai pesepakbola pada 2008.

“Pada saat-saat sulit, saya menemukan kenyamanan dalam Islam. Secara bertahap, saya belajar bahwa agama Islam mengajarkan kedamaian, kesetaraan, kebebasan, dan harapan. Ini hal yang sangat penting," kata Abel Xavier kepada Goal International.

 

1
/
2