6 Cara Hindari Kesalahan Perawatan Kulit Musim Dingin, Salah Satunya Tidak Memakai Tabir Surya

Ayuningtyas Notomihardjo
Sabtu 15 Januari 2022 13:45 WIB
6 Cara Hindari Kesalahan Perawatan Kulit Musim Dingin, Salah Satunya Tidak Memakai Tabir Surya
Cara hindari kesalahan perawatan kulit musim dingin. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Perubahan iklim, polusi dan menipisnya lapisan ozon membuat Anda harus lebih ektras dalam melakukan perawatan kulit, sehingga tetap sehat dan bercahaya. Sebab, kulit menjadi indera tubuh terluar manusia yang harus dirawat dalam masa perubahan iklim.

Karena itu, sebagai langkah pertahanan pertama, Anda mulai mengikuti rutinitas perawatan kulit dengan cara yang benar. Namun, karena kurangnya pengetahuan tentang perawatan kulit, Anda akhirnya melakukan perawatan lebih banyak kerusakan pada kulit Anda daripada kebaikan.

Untuk meningkatkan rutinitas perawatan kulit Anda, mengharuskan berhenti dari beberapa kebiasaan yang membuat kulit bercahaya. Contohnya kebiasaan sederhana seperti mandi air panas yang lama di musim dingin memang menenangkan, tetapi dapat membahayakan kesehatan kulit Anda.

Bahkan, kebiasaan diet seperti mengunyah permen bisa membuat kulit Anda mengeluarkan lebih banyak jerawat daripada sebelumnya. Melansir dari healthshots, Sabtu (15/1/2022), ini cara menghindari kesalahan perawatan kulit yang harus Anda hindari di musim dingin.

1. Pengelupasan kulit berlebihan selama musim dingin

Pengelupasan ataupun ekfoliasi selama musim dingin mungkin baik untuk melunturkan kulit mati dan sebum dari permukaan kulit Anda. Tapi, musim dingin sudah menjadi musim yang keras untuk kulit Anda dan tidak boleh berlebihan kasarnya scrub pada wajah Anda.

Pengelupasan secara teratur ternyata malah dapat menyebabkan kulit kering dan sensitif yang dapat berkembang menjadi masalah kulit lainnya. Jika Anda ingin melakukan eksfoliasi, Anda harus melakukannya setiap dua atau tiga minggu sekali.

2. Tidak menggunakan tabir surya

Kesalahan ini mungkin berasal dari kesalahpahaman bahwa tidak ada matahari berarti tidak pakai tabir surya. Orang-orang merasa bahwa selama hari-hari berawan di musim dingin, itu tidak penting tetapi sangat penting untuk menerapkan tabir surya karena sinar UV masih ada bahkan pada cuaca yang sedang berawan.

Pastikan Anda terus menggunakan tabir surya. Sebab, ketahuilah musim dingin justru harus ekstra perawatannya bagi kulit.

3. Pelembab kulit ekstra

Kulit kering adalah masalah paling umum yang mungkin Anda hadapi selama musim dingin ekstrim. Namun, tidak menerapkan pelembab yang cukup selama bulan-bulan di musim dingin akan membuatnya lebih buruk.

Kelembaban diekstraksi oleh penurunan suhu karenanya, penting untuk sering melembabkan kulit Anda. Pastikan Anda memilih pelembab yang berbahan dasar asam hialuronat, shea butter atau gliserin karena selama musim dingin, kelembaban tubuh dipengaruhi oleh angin dan lingkungan yang dingin.

4. Tidak membiarkan kulit Anda bernafas

Menyumbat pori dengan menggunakan makeup di musim dingin malah membuatnya rusak berkepanjangan. Ketahuilah beberapa kulit tidak diberikan bernafas dengan leluasa, malah akan menimbulkan jerawat.

5. Pakai kuas makeup yang tidak bersih

Kulit Anda biasakan dengan kebersihan. Jadi, rajinlah untuk membersihkan alat dan kuas makeup.

Karena, kuas riasan Anda dapat menarik banyak debu dan bakteri saat dibiarkan di meja rias Anda. Menggunakan alat-alat kotor dapat memperburuk jerawat, parahnya infeksi kulit.

6. Tidak lembut pada kulit Anda

Menggosok kulit Anda dengan permukaan handuk setelah mandi atau menggunakan scrub kasar pada kulit Anda adalah yang membuatnya rusak. Gunakan cara lembut pada kulit Anda tanpa menariknya saat menggunakan semua perawatan kulit Anda.

Jangan menggosok nya, tetapi mengeringkan kulit Anda menggunakan handuk mikrofiber setelah dicuci. Penggunaan air juga jangan air dingin atau terlalu panas, untuk membantu pori tetap terjaga tidak menutup dan terbuka lebar.

Editor : Endang Oktaviyanti