6 Ciri Toxic Relationship yang Harus Diwaspadai, Nomor 6 Paling Parah!

Intan Afika Nuur Aziizah
Selasa 07 September 2021 00:01 WIB
6 Ciri Toxic Relationship yang Harus Diwaspadai, Nomor 6 Paling Parah!
6 Ciri Toxic Relationship yang Harus Diwaspadai, Nomor 6 Paling Parah!. (Foto: celebrities.id/Boldsky)

JAKARTA, celebrities.id - Pernahkah kamu merasa selalu direndahkan, diperlakukan tidak adil atau menjadi sasaran amarah pasangan? Jika iya, hati-hati! Mungkin kamu sedang berada dalam toxic relationship. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa berdampak buruk bagi kesehatanmu.

Toxic relationship atau hubungan beracun merupakan istilah dari suatu hubungan tidak sehat yang dapat memperburuk keadaan fisik maupun mental seseorang. Selain dapat menurunkan harga diri, kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, stres, depresi. Bahkan menyebabkan gangguan kesehatan fisik seperti gangguan psikosomatik.

Dalam sebuah video, dr. Meva Nareza membagikan ciri-ciri toxic relationship yang harus kamu ketahui. Berikut rangkumnya pada (6/9/2021).

1. Selalu dikontrol oleh pasangan

Tanda yang paling terlihat jelas dari toxic relationship adalah salah satu pihak selalu mengontrol pihak lainnya. Sebagai contoh, pasanganmu akan memaksakan kehendaknya terhadap hidup yang kamu jalani.

Jadi, apa pun yang kamu lakukan semuanya harus berdasarkan perintah ataupun persetujuan dari dia. Padahal mungkin hal itu tidak sejalan dengan keinginanmu. Selain itu, orang yang toxic juga bisa memberikan silent treatment untuk mengontrol emosi pasangannya.

Dia juga akan mengutarakan kalimat yang membuat kamu harus menuruti kemauannya, misalnya “Aku bersikap seperti ini karena aku sayang sama kamu.” Jika kamu tidak menurutinya, dia bisa saja menuding kamu tidak menyayanginya. Hal ini membuatmu terpaksa mengikuti keinginannya.

2. Sulit untuk menjadi diri sendiri

Terlalu sering dikontrol membuat kamu tidak dapat menjadi diri sendiri. Kamu selalu bersikap seperti apa yang dia inginkan, bukan apa yang kamu inginkan. Bahkan, untuk berpendapat saja mungkin kamu akan berpikir seribu kali karena takut salah berbicara.

3. Tidak mendapat dukungan

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang selalu memberi dukungan satu sama lain. Namun pada toxic relationship, setiap pencapaian yang diperoleh akan dianggap menjadi kompetisi. Pasanganmu tidak senang jika kamu berhasil melakukan sesuatu yang seharusnya membuat dia bangga. Bukannya memberi dukungan, dia malah memberikan perkataan kasar atau bahkan kritik tidak membangun yang menghambat kesuksesanmu.

4. Selalu dicurigai dan dikekang

Rasa cemburu dalam sepasang kekasih sebenarnya merupakan reaksi yang normal sebagai salah satu bentuk kepedulian. Namun, hubungan akan menjadi toxic jika rasa cemburu ini berlebihan bahkan membuat pasangan melakukan hal yang ekstrem, seperti menyita handphone atau melabrak orang yang dicemburui.

Hubungan juga dikatakan toxic saat pasangan sudah terlalu posesif. Dia selalu mau tahu tentang segala kegiatan sehari-hari kamu dan akan marah jika kamu tidak segera menjawab pesan singkatnya.

5. Sering dibohongi

Kejujuran merupakan salah satu pondasi untuk membentuk hubungan yang sehat. Jika pasangan kamu sering berbohong dan menutupi banyak hal, itu tandanya kamu sedang berada dalam toxic relationship.

6. Menerima kekerasan fisik

Selain kekerasan verbal, suatu hubungan dikatakan toxic jika sudah ada kekerasan fisik di dalamnya. Pasangan yang tidak sehat secara emosional sering kali akan “main tangan” jika terjadi perselisihan dalam hubungan. Apa pun konfliknya, kekerasan fisik tidak bisa dibenarkan, ya.

Keluar dari hubungan ini memang tidak mudah. Namun, ingat bahwa kamu harus mencintai dirimu sendiri dan memikirkan kehidupanmu di masa yang akan datang. Sebesar apa pun rasa sayangmu terhadap dirinya, percayalah bahwa kamu pantas untuk bersama dengan orang yang bisa menghargai, menghormati, dan menyayangimu dengan tulus.

Editor : Simon Iqbal Fahlevi