7.303 Warga KBB Sudah Gunakan Digital ID, Targetkan ASN dan Anak Sekolah Berusia 17 Tahun

Adi Haryanto
Jumat 23 September 2022 19:12 WIB
7.303 Warga KBB Sudah Gunakan Digital ID, Targetkan ASN dan Anak Sekolah Berusia 17 Tahun
7.303 Warga KBB Sudah Gunakan Digital ID, Targetkan ASN dan Anak Sekolah Berusia 17 Tahun. (Foto:celebrities.id/Freepik)

BANDUNG BARAT, celebrities.id - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat dari 1.280.430 wajib KTP di KBB, baru sekitar 7.303 warga yang sudah tercatat menggunakan aplikasi Digital ID.

Sekretaris Disdukcapil KBB, Nanang Ismantoro mengatakan para pengguna aplikasi Digital ID sudah mulai tercatat sejak Agustus 2022. Setiap bulan progresnya terus bertambah dan sasaranya lebih luas dengan menargetkan warga di pelosok.

"Kami targetkan mulai dari dinas, pegawai kecamatan dan sekarang menyasar anak-anak sekolah yang berusia 17 tahun. Semoga progresnya terus bertambah hingga akhir tahun," ucap Nanang kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).

Nanang menjelaskan, aplikasi Digital ID memiliki banyak manfaat, yakni untuk mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik atau privat dalam bentuk digital. Sebab dihadirkannya Digital ID agar pelayanan administrasi kependudukan menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien. Selain itu, sambung dia, dengan hadirnya Digital ID ini juga dapat mengamankan kepemilikan identitas digital melalui sistem autentikasi guna mencegah pemalsuan data. Sama halnya seperti KTP elektronik, Digital ID juga dapat mempermudah beragam administrasi dan transaksi.

"Jangan khawatir, karena Digital ID bisa dipakai sebagai syarat transaksi atau ke perbankan," tuturnya.

Diakuinya, hingga saat ini Digital ID baru disosialisasikan di lingkungan Dirjen Dukcapil, ASN pemerintah kabupaten/kota dan perguruan tinggi. Proses integrasi Dirjen Dukcapil dengan lembaga pengguna pada proses ke depannya bisa di gunakan oleh masyarakat.

"Payung hukum dari Digital ID ini, yakni Permendagri 72 tahun 2022 tentang spesifikasi perangkat dan blangko KTP-eL serta ID Digital. Penerapannya berlaku bagi warga yang akan mengganti KTP-EL yang rusak atau hilang dengan syarat memiliki smartphone tipe android," tutur Nanang.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra