7 Tips Diet usai Nikmati Makanan Lezat Lebaran, Bikin Tubuh Cepat Langsing Lagi! 

Intan Afika Nuur Aziizah
Kamis 05 Mei 2022 10:59 WIB
7 Tips Diet usai Nikmati Makanan Lezat Lebaran, Bikin Tubuh Cepat Langsing Lagi! 
Lebaran membuat berat badan naik karena kalap makan. (celebrities.id/Emedicalnews)

JAKARTA, celebrities.id - Lebaran membuat kita kalap menikmati makan khas yang memang lezat. Apalagi di meja makan tersaji berbagai menu, seperti opor ayam dan rendang yang menggugah selera. Alhasil, berat badan pun bertambah drastis dan tubuh makin Lebaran. 

Tapi, tak perlu cemas, MNC Portal Indonesia telah menghubungi Dokter Spesialis Konsultasi Gizi Klinik dr. Jovita Amelia, Sp.GK untuk memberikan beberapa tips diet kilat agar berat badan kembali ideal.

Tips diet dari dr. Jovita sebenarnya simpel saja, yakni menerapkan pola makan sehat. Bagaimana? Simak selengkapnya berikut ini, Kamis (5/5/2022).

1. Hindari makanan lemak berlebih

Pertama, hindari makanan yang mengandung lemak berlebih. Banyak makanan yang mengandung minyak dan lemak tinggi tanpa Anda sadari. Karena dalam pembuatannya, makanan tersebut menggunakan mentega, minyak sayur atau mayones. 

Dengan penambahan bahan tersebut, makanan yang mulanya sehat dan bergizi tinggi bisa berubah menjadi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi. 

“Sehabis lebaran balik lagi ke pola makan sehat. Hindari lemak berlebih seperti makanan dengan santan dan goreng deep fried,” kata dr. Jovita.

Misalnya saja kentang dan ayam berlapis tepung terigu yang digoreng dengan metode deep frying seperti makanan fast food. Metode memasak dengan cara ini membuat makanan jadi mengandung lemak jenuh tinggi. Oleh karenanya, pilihlah metode memasak yang lebih sehat, seperti merebus, mengukus, atau memanggang.

Selain itu, cobalah untuk memilih makanan yang tidak diproses, seperti sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian, dan daging rendah lemak. Bukan produk olahan, seperti sosis, daging asap, kornet, nugget, mi instan, dan makanan lain, yang telah melalui banyak tahap pemrosesan.

2. Hindari gula tambahan berlebihan

Selanjutnya, dr. Jovita mengimbau untuk menghindari konsumsi gula berlebihan. Gula di sini mencakup asupan gula tambahan dari dessert, minuman manis, makanan olahan, hingga gula buatan pengganti gula biasa. Bahkan asupan gula alami, baik itu dari buah maupun sayuran, juga perlu diperhatikan. Jadi, tetap awasi jumlahnya, ya.

Konsumsi gula berlebih memang dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah kesehatan. Tidak hanya memicu penambahan bobot tubuh secara cepat, tapi juga bisa menyebabkan obesitas yang merupakan penyebab utama diabetes dan penyakit jantung. 

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengontrol asupan gula per hari. Batas konsumsi gula yang disarankan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia per orang dalam per hari yaitu 50 gram gula atau setara dengan 5 – 9 sendok teh.

3. Atur porsi makan sesuai kebutuhan, jangan berlebihan

Bukan hanya jenis makanan yang sehat, porsi makan untuk diet juga perlu diperhatikan. Pembagian makanan pada piring yang meliputi makanan pokok, lauk-pauk, sayur-mayur, dan buah-buahan bahkan harus tepat proporsinya. 

Anda harus mengetahui terlebih dahulu kebutuhan kalori harian Anda. Hal ini dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, dan aktivitas fisik. Untuk memastikannya, tidak ada salahnya jika Anda berkonsultasi dengan ahli gizi.

Dalam tips diet yang satu ini, Anda dapat menggunakan piring yang berukuran lebih kecil saat makan. Pasalnya, kebanyakan orang tidak menyadari kalau mereka makan lebih banyak karena piring yang digunakan berukuran besar. Oleh karenanya, mengganti peralatan makan dengan ukuran yang lebih kecil bisa menjadi alterantif untuk mengontrol porsi makan dan mencegah Anda makan berlebihan.

 

1
/
2