73,8 Persen Masyarakat Indonesia Puas dengan Penyelenggaraan Mudik, Bahagia Bisa Kumpul Bareng Keluarga

Erfan Ma'ruf
Minggu 15 Mei 2022 18:23 WIB
73,8 Persen Masyarakat Indonesia Puas dengan Penyelenggaraan Mudik, Bahagia Bisa Kumpul Bareng Keluarga
Pemudik puas dengan penyelenggaraan mudik. (Foto: celebrities.id/Rizky Syahrial)

JAKARTA, celebrities.id - Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei masyarakat Indonesia yang dilakukan dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2022. Hasil survei mencatat 73,8 persen masyarakat Indonesia puas terhadap penanganan mudik. 

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, dalam survei itu sebanyak 61,2 persen masyarakat cukup puas dengan penyelenggaraan mudik tahun ini.

"12,6 persen sangat puas, 61,2 persen cukup puas, 6,8 persen kurang puas, 1,1 persen tidak puas sama sekali, dan 18,3 persen tidak menjawab," kata Burhanuddin dalam rilis hasil survei, Minggu (15/5/2022).

Dari hasil survei itu, alasan paling utama masyarakat puas dengan penanganan arus mudik adalah bisa berlebaran di kampung halaman sebanyak 30 persen. Lalu, 27,9 persen, warga menyebut bahagia karena bisa kembali berkumpul bersama keluarga. 

Selanjutnya, kehidupan kembali normal sebesar 17,6 persen. Kemudian, 6,2 persen warga puas akan infrastruktur dan moda transportasi yang semakin baik. Lalu, memberi manfaat perekonomian sebanyak 3,4 persen.

Selanjutnya, Lebaran menjadi lebih nikmat dirasakan oleh warga sebesar 3,4 persen. Syarat vaksinasi memberi rasa aman 1,9 persen. Kemudian menjawab lainnya sebanyak 6,4 persen dan 3,1 persen tidak menjawab. 

Burhanuddin menekankan, kepuasan masyarakat tersebut lantaran tahun ini Pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik setelah dua tahun adanya larangan mudik akibat Pandemi Covid-19.

"Dukungan publik terhadap pelonggaran pembatasan pergerakan sehingga warga bisa mudik mencapai lebih dari 91.3 persen, dan 73.8 persen warga puas terhadap kinerja pemerintah dalam menangani arus mudik Lebaran tahun ini," tutur Burhanuddin. 

Survei rilis yang dilakukan Indikator menggunakan metode kontak telepon kepada responden. Target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83 persen dari total populasi nasional.

Editor : Hadits Abdillah