80 Persen Karyawan Twitter Keluar dari Perusahaan, Dipecat Elon Musk?

Icon CameraTangguh Yudha Ramadhan
Sabtu 21 Januari 2023 19:05 WIB
80 Persen Karyawan Twitter Keluar dari Perusahaan, Dipecat Elon Musk?
Sebanyak 80 persen karyawan Twitter keluar dari perusahaan. (Foto: celebrities.id/Engadget)

JAKARTA, celebrities.id - Sejak Elon Musk membeli Twitter, perusahan raksasa media sosial ini telah mengalami perubahan yang signifikan. Salah satunya, sebanyak 80 persen dari jumlah karyawan yang bekerja di sana telah keluar dari perusahaan.

Dihimpun dari Engadget, Sabtu (21/1/2023) hanya sekitar 1.300 karyawan tetap dan kurang dari 550 karyawan paruh waktu yang masih bekerja di sana. Padahal sebelumnya Twitter memiliki lebih dari 7.500 karyawan.

Mereka yang keluar dari perusahaan ada yang memang karena menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun tidak sedikit juga yang dengan sukarela mundur dari perusahaan.

CNBC mencatat bahwa saat ini setidaknya ada 75 karyawan yang mengambil cuti tahunan yang mana 40 di antaranya adalah insinyur. Saat ini hanya ada sekitar 20 orang yang bekerja dalam divisi Trust and Safety.

Berita ini muncul di akhir serangkaian kesalahan yang tampaknya tak henti-hentinya dilakukan oleh Musk sejak mengumumkan akuisisi Twitter senilai 44 miliar dolar AS atau setara dengan Rp662 triliun.

Untuk diketahui, ini bukanlah satu-satunya perubahan yang dialami oleh media sosial berlogo burung tersebut. Musk juga diketahui telah mengambil sejumlah kebijakan baru yang kontroversial.

Salah satu orang terkaya di dunia itu telah mengaktifkan kembali banyak akun sayap kanan dan fasis yang sebelumnya telah dilarang secara permanen tanpa melirik "dewan moderasi" yang seharusnya akan dia dirikan.

Musk juga telah membawa karyawan dari perusahaan lain yang tidak terkait, termasuk anggota tim SpaceX dan Tesla untuk ikut merombak Twitter serta memecat karyawan karena mempertanyakan ketajaman bisnisnya.

Editor : Hadits Abdillah

Follow Berita Celebrities di Google News