Aki Kering Vs Aki Basah, Mana Lebih Bagus?

Andaru Danurdana
Rabu 27 April 2022 21:39 WIB
 Aki Kering Vs Aki Basah, Mana Lebih Bagus?
Aki kering vs aki basah, mana lebih bagus? (Foto: celebrities.id/Freepik.com)

JAKARTA, celebrities.id – penggunaan aki kering Vs aki basah kerap menjadi perdebatan masyarakat. Sebagai penyuplai daya listrik, aki memiliki peran yang sangat penting dalam rangkaian komponen kendaraan bermotor.

Dalam dunia otomotif sendiri, aki terbagi menjadi dua jenis yakni basah dan kering. Lantas aki jenis mana yang lebih bagus?

Aki Kering Vs Aki Basah

Perbedaan utama antara aki kering dan aki basah tentunya dari nama dan mekanisme bekerjanya. Aki kering merupakan baterai yang berisi cairan elektrolit atau gel yang sudah tersegel di dalam sedangkan aki basah perlu diisi dengan asam belerang supaya bisa digunakan.

Dewasa ini, aki kering dianggap lebih bersahabat dengan pengendara karena tak memerlukan perawatan rutin. Dengan segala komponen yang sudah tersegel di dalam, aki kering tak butuh diisi ulang secara berkala dan tentunya lebih mudah digunakan plug-and-play, istilahnya.

Namun, untuk urusan harga, aki basah masih jauh lebih unggul dibandingkan aki kering. Sudah lebih dulu eksis di industri otomotif, aki basah bisa dibandrol dengan selisih harga mencapai Rp300 ribuan di bawah aki kering.

Sebagai aki yang membutuhkan perawatan berkala, secara otomatis aki basah juga lebih mudah dibongkar untuk diperbaiki. Sedangkan aki kering, ketika rusak, harus diganti secara keseluruhan dan menguras kantong lebih dalam.

Jika dilihat dari aspek teknologi, aki kering jelas lebih unggul karena memiliki tegangan yang lebih stabil. Bahkan, berbeda jauh dengan aki basah, aki kering masih stabil untuk digunakan meski tegangannya turun.

Persoalan aki mana yang lebih bagus, tentunya hal tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Jika anda tipe pemilik kendaraan yang ingin cepat jalan tanpa peduli harga, aki kering bisa jadi pilihan namun jika anda tipe pemilik kendaraan yang ingin berhemat, aki basah bisa menjadi solusinya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra