15 Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara, Salah Satunya Ada Santu

Iqbal Widiarko
Jumat 23 September 2022 17:06 WIB
15 Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara, Salah Satunya Ada Santu
Alat musik tradisional Sulawesi Utara. (Foto: Dok RCTI Plus)

JAKARTA, celebrities.id - Alat musik tradisional Sulawesi Utara menjadi salah satu warisan budaya yang wajib kita lestarikan. Beberapa kesenian di Sulawesi Utara sering ditampilkan dalam kegiatan upacara adat, hiburan atau kegiatan keagamaan yang mempunyai bentuk, fungsi dan pemaknaan yang berbeda pada masyarakat di tiap daerahnya.

Salah satunya adalah Kolintang yang terbuat dari kayu dan dimainkan oleh enam orang serta terdapat juga musik Bambu yang umumnya diadakan pada festival musik tradisional Minahasa, Sulawesi Utara.

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Jumat (23/9/2022) telah merangkum alat musik tradisional Sulawesi Utara, seperti berikut.

Alat Musik Tradisional Sulawesi Utara

1. Kolintang

Kolintang adalah salah satu alat musik tradisional yang lebih dikenal sebagai alat musik perkusi. Kolintang dipercaya berasal dari daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Dalam pembuatannya, kolintang dirangkai menggunakan kayu yang ringan namun strukturnya kuat dan keras seperti kayu Cempaka atau Waru.

2. Tetengkoren

Tetengkoren terbuat dari bambu dan mempunyai bentuk yang mirip dengan kentongan. Dahulu, alat musik yang satu ini memang kerap digunakan sebagai salah satu media komunikasi antar warga jika terdapat ancaman atau bahaya tertentu. Disamping itu, bentuknya yang mirip kentongan, memiliki suara yang nyaring juga kerap digunakan oleh para petani dalam mengusir hama di lahan sawah mereka.

3. Santu

Santu adalah alat musik tradisional Sulawesi Utara yang terbuat dari bambu. Dimana pada bagian tengah yang ada pada bambu diberi lubang kecil yang berguna sebagai resonator. Cara memainkan alat musik santu dapat dengan dua cara, yakni dipetik dan juga bisa dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan alat khusus yakni berupa tongkat. 

4. Sasesahang

Alat musik sasesahang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan kiri yang mana jari tangan kanan berada pada lubang sebagai pengatur nada. Alat pemukul yang digunakan adalah tongkat yang dilapisi bahan karet.

Bahan pembuatan alat musik sasesahang ini berasal dari bambu yang dibelah dan bambu lainnya dibentuk runcing seperti paruh burung atau Garpu Tala. Bunyi yang dihasilkan alat musik sasesahang ini tidak seperti gendang pada umumnya, melainkan seperti dengungan, akan tetapi masih terdengar lembut di telinga.

5. Paree

Paree adalah salah satu alat musik tradisional yang terbuat dari bambu. Alat musik ini biasa digunakan sebagai hiburan di waktu luang dan dapat juga digunakan sebagai alat perkenalan atau pergaulan antar anggota kelompok masyarakat. Paree umumnya berwarna kecoklatan seperti warna bambu yang sudah kering.

 

1
/
3