Aleix Espargaro Batal Pensiun, Aprilia Buat Banyak Kemajuan Paruh Kedua MotoGP 2022

Cikal Bintang Raissatria
Kamis 18 Agustus 2022 20:01 WIB
Aleix Espargaro Batal Pensiun, Aprilia Buat Banyak Kemajuan Paruh Kedua MotoGP 2022
Aleix Espargaro Batal Pensiun, Aprilia Buat Banyak Kemajuan Paruh Kedua MotoGP 2022. (Foto: celebrities.id/Instagram @aleixespargaro)

SPIELBERG, celebrities.idAprilia Racing telah banyak melakukan perubahan menjelang paruh kedua MotoGP 2022.

Sejumlah perubahan tak kasat mata itu ternyata membuat salah satu pembalapnya, Aleix Espargaro batal pensiun dari MotoGP.

Diketahui, Aleix merupakan salah satu pembalap tertua di kelasnya. Pembalap berusia 33 tahun itu sudah berkompetisi di MotoGP selama delapan tahun. Tercatat, Aleix sudah naik kelas ke MotoGP pada 2009.

Namun, Aleix sempat turun kelas ke Moto2 pada 2011. Pencapaian terbaik Aleix adalah saat berjuang bersama tim Forward Yamaha, yang mana saat itu ia menempati peringkat ketujuh di akhir musim 2014.

Pada 2021, Aleix kembali finis memuaskan di urutan kedelapan klasemen akhir MotoGP. Sekarang, Aleix merupakan penantang gelar, tertinggal 22 poin dari sang pemuncak klasemen, Fabio Quartararo (Yamaha Monster Energy). Ternyata, di balik kesuksesan pada musim ini, Aleix mengaku sempat terpikirkan untuk pensiun sebelumnya karena tak dapat kompetitif.

Namun, perubahan besar yang dilakukan Aprilia Racing membuatnya mengurungkan niat.

“Bertahun-tahun yang lalu saya berpikir untuk berhenti (pensiun) karena saya tidak termotivasi oleh kurangnya hasil. Tapi ada perubahan besar di Aprilia. Kami mulai menjadi sangat kompetitif,” ucap Aleix dikutip dari Marca, Kamis (18/8/2022).

Lebih jauh, pembalap asal Spanyol itu mengatakan hanya berfokus untuk persaingan gelar pada musim ini. Jika sudah memuaskan dahaga dan berada di level tertinggi, dia menyatakan siap gantung helm kapanpun.

“Saya tidak melihat lebih jauh dari balapan berikutnya yang saya fokuskan tahun ini. Jika saya terus mempertahankan level ini, saya akan berhenti kapan pun saya mau,” tuturnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra