Angka Covid-19 Naik Drastis, Kasus Aktif di Jakarta Tembus 3.282 Orang

Muhammad Refi Sandi
Kamis 16 Juni 2022 07:14 WIB
Angka Covid-19 Naik Drastis, Kasus Aktif di Jakarta Tembus 3.282 Orang
Angka Covid-19 DKI Jakarta naik drastis, tembus 3.282 orang. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia menyebut adanya kenaikan kasus Covid-19 sebanyak 576 kasus. Agka tersebut berdasarkan data Rabu (15/6/2022), sehingga membuat kasus aktif kembali tembus tiga ribu lebih.

"Sehingga, jumlah kasus aktif kini sebanyak 3.282 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Kamis (16/6/2022).

Akibat peningkatan jumlah kasus positif, Dinkes DKI pun kembali mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama terhadap penularan varian Omicron.

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," ujarnya.

Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 10.122 spesimen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.518 orang dites PCR kemarin untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 730 positif dan 8.788 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 10.827 orang dites, dengan hasil 228 positif dan 10.599 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.236.528 dengan tingkat kesembuhan 98,5 persen, dan total 15.304 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," ucapnya.

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 49.853 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.026.605 per sejuta penduduk," tutur dia.

Lebih lanjut, Dwi menyebut positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 5,7 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen," tuturnya.

Editor : Lisvi Padlilah