Anji eks Drive Dijerat Pasal Berlapis, Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Nandha Aprilia
Rabu 15 September 2021 17:56 WIB
Anji eks Drive Dijerat Pasal Berlapis, Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Joseph Christian menyatakan Anji dijerat pasal berlapis. (Foto: MPI/Nandha)

JAKARTA, celebrities.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Joseph Christian menyatakan Anji eks Drive terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara dalam perkara penyalahgunaan narkotika.

Sebelumnya, dalam persidangan yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Joseph menuturkan bahwa Anji terserat dua pasal dari kasus penyalahgunaan narkoba

"Pasal dakwaan adalah pasal 111 dan pasal 127. Ancaman penjaranya tidak ada (minimal), maksimal 12 tahun," ujar Joseph, Rabu (15/9/2021).

Hal ini selaras dengan keterangan yang disampaikan di Sistem Informasi Penelurusan Perkara (SIPP), tentang ancaman pidana Anji Manji.

Dijelaskan bahwa dengan Anji Manji memiliki dan menyimpan narkotika, maka dia dijerat pasal 111 ayat (1) Undang Undang No. 35 tahun 2009.

Selain itu, dia juga terjerat pasal  127 ayat (1) huruf a Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Lantaran dia kedapatan positif mengkonsumsi narkotika.

Sidang Anji akan kembali digelar pada Rabu (22/9/2021), dimana agenda sidang selanjutnya yakni akan menghadirkan saksi-saksi dari kasus ini.

"Sidang berikutnya menghadirkan saksi yang terdapat berkas perkara. Saksi yang kita hadirkan sesuai dengan penangkapan, tiga, dari pihak kepolisian," ujar Joseph.

Tak hanya itu, dia menyebutkan nantinya juga akan menghadirkan dokter rehabilitas dari Anji Manji.

"Nanti ada dokter juga kita hadirkan yang merehabilitasi yang bersangkutan. Jadi saya belum bisa berikan statement. Tapi minggu depan setelah saksi kita hadirkan," ujar Joseph.

Diketahui Anji Manji kini tengah menjalani masa rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. Kasus ini bermula saat Anji diamankan polisi di kediamannya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (11/6/2021) pukul 19.30 WIB, dengan barang bukti sejumlah narkoba.
 

Editor : Mohammad Saifulloh