Apakah Boleh Menikah di Bulan Haji Dzulhijjah? Ini Penjelasan Lengkap dengan Dalilnya

Novie Fauziah
Senin 20 Juni 2022 13:34 WIB
Apakah Boleh Menikah di Bulan Haji Dzulhijjah? Ini Penjelasan Lengkap dengan Dalilnya
Apakah boleh menikah di bulan haji Dzulhijjah kerap menjadi pertanyaan mengingat masih banyak mitos yang beredar di tengah masyarakat. (Foto: Tazawaj.com)

JAKARTA, celebrities.id - Apakah boleh menikah di bulan haji Dzulhijjah kerap menjadi pertanyaan mengingat masih banyak mitos yang beredar di tengah masyarakat.

Dzulhijjah atau disebut sebagai bulan haji menjadi salah satu bulan yang dimuliakan oleh umat Islam. Sebagian orang mempercayai adanya mitos bahwa pada waktu tersebut dilarang melangsungkan pernikahan.

Itu tidak benar. Justru bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang banyak dipilih umat Islam untuk melangsungkan pernikahan. Bagi masyarakat Indonesia, sudah lazim memilih bulan Dzulhijjah sebagai waktu terbaik untuk menikah. Larangan menikah hanya berlaku untuk orang yang sedang haji dan umrah.

Apakah Boleh Meningkah di Bulan Haji Dzulhijjah?

Dihimpun dari berbagai sumber, Senin (20/6/2022), Allah SWT telah menetapkan ada 12 bulan Qomariyah dalam setahun, serta pada bilangan tersebut ada 4 bulan yang disebut sebagai bulan haram.ย 

Dinamakan bulan haram karena haram untuk melakukan peperangan pada bulan tersebut, bukan haram untuk menikah.

Dalam kitab Syarh Al-Nawawi Al Muslim dijelaskan:

ย ูˆูŽู‚ูŽุตูŽุฏูŽุชู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉู ุจูู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูƒูŽู„ูŽุงู…ู ุฑูŽุฏูŽู‘ ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽุชู ุงู„ู’ุฌูŽุงู‡ูู„ููŠูŽู‘ุฉู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุชูŽุฎูŽูŠูŽู‘ู„ูู‡ู ุจูŽุนู’ุถู ุงู„ู’ุนูŽูˆูŽุงู…ูู‘ ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ู…ูู†ู’ ูƒูŽุฑูŽุงู‡ูŽุฉู ุงู„ุชูŽู‘ุฒูŽูˆูู‘ุฌู ูˆูŽุงู„ุชูŽู‘ุฒู’ูˆููŠุฌู ูˆูŽุงู„ุฏูู‘ุฎููˆู„ู ูููŠ ุดูŽูˆูŽู‘ุงู„ู ูˆูŽู‡ูŽุฐูŽุง ุจูŽุงุทูู„ูŒ ู„ูŽุง ุฃูŽุตู’ู„ูŽ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูู†ู’ ุขุซูŽุงุฑู ุงู„ู’ุฌูŽุงู‡ูู„ููŠูŽู‘ุฉู ูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽุชูŽุทูŽูŠูŽู‘ุฑููˆู†ูŽ ุจูุฐูŽู„ููƒูŽ ู„ูู…ูŽุง ูููŠ ุงุณู’ู…ู ุดูŽูˆูŽู‘ุงู„ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฅูุดูŽุงู„ูŽุฉู ูˆุงู„ุฑูุนย 
ย 
Artinya: "Siti Aisyah dengan perkataan ini, bermaksud menjawab apa yang terjadi pada masa jahiliyah dan apa yang dibayangkan sebagian orang awam pada saat itu bahwa makruh menikah, menikahkan atau berhubungan suami istri di bulan syawal, ini sebuah kebatilan yang tidak memiliki dasar. Ini adalah peninggalan orang jahiliyah yang menganggap sial bulan tersebut karena kata Syawal yang diambil dari Isyalah dan Rafฬ•’i (mengangkat)." (Syarh Al-Nawawi Ala Muslim, hal: 209).

Bagi orang yang tidak mau melangsungkan pernikahan di bulan tertentu dan memilih waktu yang menurutnya tepat sesuai dengan kebiasaan yang berlaku, maka itu tidaklah sepenuhnya salah.ย 

Asalkan, keyakinannya tetap bertumpu pada kepercayaan bahwa yang memberi pengaruh baik atau buruk adalah Allah. Terkait dengan hari, tanggal dan bulan tertentu yang ditentukan itu hanya diperlakukan sebagai adat kebiasaan yang diketahui oleh manusia.

ย 

1
/
2