Ariana Grande Trauma akibat Teror dari Fans, Polisikan Pelaku yang Membawa Pisau!

Ahmad Haidir
Kamis 23 September 2021 12:22 WIB
Ariana Grande Trauma akibat Teror dari Fans, Polisikan Pelaku yang Membawa Pisau!
Ariana Grande diteror oleh penggemarnya yang membawa pisau ke rumahnya. (Foto: celebrities.id/Instagram)

JAKARTA, celebrities.id – Sosok selebritis acapkali mengalami teror dari penggemar yang terobsesi dengan idolanya. Hal itulah yang dialami oleh penyanyi cantik Ariana Grande. Dia sampai trauma akibat teror penggemarnya dan terpaksa memenjarakan si pelaku demi keamanan dan keselamatan dirinya. 

Pelantun 'Thank You, Next' itu terpaksa mengajukan perintah penahanan setelah seorang penggemar pria yang terobsesi diduga mengancam akan menyakitinya dan keluarga.

Penguntit Ariana Grande dilaporkan telah meneror selama enam bulan dan bahkan mengancam akan membunuhnya sebelum ditangkap di rumahnya awal bulan ini yakni pada 9 September 2021. 

Fans pria tersebut bernama Aharon Brown dan diketahui melalui dokumen pelaporan, dikutip dari TMZ, telah melecehkan superstar pop itu hampir sepanjang tahun! 

Brown diduga muncul di rumah Ariana Grande di Hollywood Hills pada pukul 2 pagi sambil membawa pisau.  Ketika anggota staf keamanan memintanya pergi, dia menjadi agresif dan berteriak, "Aku akan membunuhmu dan dia.” 

Brown melarikan diri dari tempat kejadian, tetapi akhirnya ditahan oleh polisi. Menurut Ariana Grande, Brown kerap datang dan menerornya selama kurun waktu enam bulan terakhir, termasuk pada malam dia ditangkap, yang menyebabkan dirinya trauma. 

"Fakta bahwa Brown secara teratur datang ke rumah saya selama lebih dari enam bulan membuat saya takut," tutur Ariana Grande dalam sebuah pernyataan.

Awalnya Ariana Grande berusaha tetap tenang menyikapi ancaman dari fansnya tersebut. Namun lama-kelamaan dia melihat bahwa Brown semakin agresif sehingga memutuskan mempolisikan Brown.

"Berdasarkan ancamannya, saya takut akan keselamatan saya dan keluarga saya. Saya khawatir jika tidak ada perintah penahanan, Brown akan terus datang ke rumah saya dan berusaha untuk menyakiti atau membunuh saya secara fisik atau anggota keluargaku,” ujarnya. 

Menurut TMZ, seorang petugas menandatangani pernyataan bahwa Ariana Grande khawatir tersangka akan dibebaskan dari penjara dan oleh karena itu, perintah penahanan sangat penting.

Brown sejak itu didakwa dengan dua tuduhan kejahatan membuat ancaman kriminal. Adapun sidang terhadap fans obsesif tersebut dijadwalkan pada 5 Oktober mendatang. 

Editor : Mohammad Saifulloh