Arie Kriting Sering Dituding Mualaf oleh Netizen, Ungkap Agama Sebenarnya

Hasyim Ashari
Senin 06 Desember 2021 11:27 WIB
Arie Kriting Sering Dituding Mualaf oleh Netizen, Ungkap Agama Sebenarnya
Arie Kriting Sering Dituding Mualaf oleh Netizen, Ungkap Agama Sebenarnya. (Foto: celebrities.id/Instagram @arie_kriting)

JAKARTA, celebrities.id – Komika Arie Kriting menanggapi komentar dari netizen mengenai keyakinan yang saat ini dipeluknya pasca resmi mempersunting Indah Permatasari. Tidak sedikit yang mengira bahwa Arie telah pindah agama memeluk islam.

Melalui akun Instagram pribadinya, Arie Kriting mengunggah sebuah foto tangkapan layar tentang komentar dari netizen yang bertanya mengenai agamanya yang saat ini dianutnya.

Menanggapi hal tersebut, komedian bernama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki itu hanya bisa pasrah karena menurutnya pertanyaan tersebut tak pernah berujung.

“Pertanyaan yang selalu hadir dan sepertinya tidak akan pernah berujung,” tulis Arie dalam akun Instagram pribadinya @arie_kriting yang dikutip pada Senin (6/12/2021).

Sontak, unggahan Arie tersebut mendapat respons beragam dari para netizen di kolom komentar. Termasuk di antaranya datang dari sang istri, Indah Permatasari, yang juga ikut berkomentar dengan unggahan suaminya.

“Alhamdulillah, aku dapet rumah di surga nanti,” tulis Indah Permatasari dalam kolom komentar.

Berasal dari Indonesia Timur, hal tersebut diduga kuat jika Arie Kriting bukan pemeluk agama Islam. Namun, pada kenyataannya dia memeluk agama Islam sejak lahir.

Hal tersebut diakui Arie saat berbincang dengan Habib Jafar dalam video yang diunggah di kanal YouTube Jeda Nulis. Dalam video tersebut, Arie mengakui bahwa dirinya terlahir dari keluarga muslim dan sudah memeluk Islam sejak lahir.

“Saya itu Alhamdulillah terlahir dari keluarga muslim. Kalau banyak orang berpikir kalau orang dari Indonesia Timur mayoritas non muslim atau  muslim minoritas di sana. Sebetulnya enggak juga sih banyak juga wilayah di Timur itu 100 persen Islam termasuk kampung saya juga di Buton,” ujar Arie.

Editor : Simon Iqbal Fahlevi