AS Kembangkan Reaktor Nuklir Modular Kecil, Sebut untuk Pembangkit Listrik Canggih  

Icon CameraTangguh Yudha Ramadhan
Senin 23 Januari 2023 19:04 WIB
AS Kembangkan Reaktor Nuklir Modular Kecil, Sebut untuk Pembangkit Listrik Canggih  
AS kembangkan reaktor nuklir modular kecil, berpotensi jadi pembangkit listrik canggih. (Foto:  celebrities.id/techspot)

JAKARTA, celebrities.id - Amerika Serikat secara resmi mengesahkan desain reaktor nuklir modular kecil (SMR) pertamanya, sekaligus menandai langkah signifikan menuju pengembangan pembangkit listrik generasi mendatang.

Dikutip TechSpot pada Senin (23/1/2023), regulator tenaga nuklir di Negeri Paman Sam menjuluki proyeknya itu dengan sebutan NuScale Power Corp. Berdasarkan laporan, reaktor itu siap beroperasi pada akhir dekade ini.

Kehadiran SMR diklaim beberapa orang bisa memberikan manfaat super besar. Salah satunya adalah dapat digunakan untuk menggerakkan pusat data secara berkelanjutan.

"Mereka nyata, dan siap untuk diterapkan berkat kerja keras NuScale, komunitas universitas, laboratorium nasional kami, mitra industri, dan NRC," kata Kathryn Huff, asisten sekretaris energi nuklir di Departemen Energi.

Menyusul persetujuan dari Nuclear Regulatory Commission (NRC), NuScale berencana membangun pabrik SMR di Laboratorium Nasional Idaho. 

Perusahaan mengatakan Proyek Pembangkit Listrik ini bebas karbon yang terdiri dari enam reaktor, 462 megawatt beroperasi pada 2030.

Kemudian pembangkit listrik ini memiliki risiko yang jauh lebih kecil daripada fasilitas tradisional karena skalanya, desainnya yang sederhana, dan karakteristik keselamatan yang melekat pada reaktor tersebut.

Lalu yang menarik dari NuScale Power Corp membidik setiap tiga hingga tujuh tahun dalam pengisian bahan bakar. Beberapa desain bahkan diperkirakan beroperasi selama 40 tahun tanpa pengisian bahan bakar.

Menjadi menarik, pasalnya pembangkit listrik tenaga nuklir konvensional  membutuhkan pengisian bahan bakar setiap satu atau dua tahun.

Disamping itu NuScale juga telah mengajukan permohonan ke NRC untuk persetujuan desain SMR yang lebih besar yang menghasilkan 77 megawatt per modul. 

Pemerintahan Presiden Joe Biden dan anggota parlemen dari Partai Republik telah mendukung SMR, mengatakan bahwa SMR penting dalam membantu mengatasi perubahan iklim.

Ini karena pembangkit tersebut menawarkan alternatif untuk bahan bakar fosil penghasil gas rumah kaca. Departemen Energi AS bahkan telah menyediakan dana lebih dari 600 juta dolar AS untuk proyek tersebut sejak 2014.

Editor : Imantoko Kurniadi

Follow Berita Celebrities di Google News