Aturan Batas Lintasan MotoGP 2022 Bikin Pembalap Banyak Kena Hukuman, Begini Penjelasan FIM

Quadiliba Al-Farabi
Rabu 27 Juli 2022 19:40 WIB
Aturan Batas Lintasan MotoGP 2022 Bikin Pembalap Banyak Kena Hukuman, Begini Penjelasan FIM
Aturan Batas Lintasan MotoGP 2022 Bikin Pembalap Banyak Kena Hukuman, Begini Penjelasan FIM. (Foto:celebrities.id/ Instagram @pecco63)

JAKARTA, celebrities.id - Gara-gara aturan batas lintasan, banyak hukuman yang diperoleh para pembalap dalam kejuaraan dunia balap motor musim ini. Tapi untuk MotoGP, aturan itu dibuat untuk menghindari para pembalap mengambil jalan pintas untuk menyalip lawannya.

Siapa saja yang mengambil jalan pintas dalam balapan sepeda motor akan didenda oleh Panel Stewards FIM MotoGP. Pembalap yang melanggar pun harus menyelesaikan penalti putaran panjang (long lap) dan kehilangan beberapa detik.

Aturan ini pun beberapa kali diprotes para pembalap karena dirasa merugikan. Tapi berdasarkan keterangan Direktur balapan MotoGP Mike Webb, prosedur ini diterapkan untuk menghindari adanya kecurangan di kalangan pembalap.

“Sebuah jalan pintas adalah tempat tertentu di trek balap di mana pengemudi dapat mempersingkat trek dan menjadi lebih cepat sebagai hasilnya,” ucap Webb dikutip laman Sportweek, Rabu (27/7/2022).

Hanya ada enam trek di kalender GP saat ini di mana seorang pembalap dapat mengambil 'jalan pintas' di tikungan tertentu. Antara lain, chicanes di Le Mans dan Assen hingga di pada tikungan satu dan dua.

“Ketika kami melakukan perjalanan ke sirkuit ini, kami berdiskusi dengan pembalap dan tim sebelum acara di mana letaknya ada sektor yang memungkinkan adanya jalan pintas. Di sektor ini ada loop yang mengukur waktu dari awal hingga akhir bagian dan loop deteksi di kurva di mana jalan pintas dimungkinkan,” kata Webb.

Webb menambahkan ada beberapa syarat pembalap melanggar aturan ini. Artinya, tak semua pembalap dengan kejadian serupa serta-merta dihukum begitu saja.

"Jika pembalap kehilangan setidaknya satu detik melalui manuver, tidak ada penalti. Namun, jika mereka kalah kurang dari satu detik dari waktu normal, penalti putaran panjang adalah penalti standar,” katanya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra