Badai eks Kerispatih Rilis Album Kompilasi Terbaiknya, Rayakan 23 Tahun Berkarya

Nurul Amanah
Kamis 22 September 2022 07:34 WIB
Badai eks Kerispatih Rilis Album Kompilasi Terbaiknya, Rayakan 23 Tahun Berkarya
Badai eks Kerispatih keluarkan album solo. (Foto: celebrities.id/Instagram @badaithepianoman)

JAKARTA, celebrities.id - Musisi Doadibadai Hollo atau yang akrab disapa Badai tengah merayakan kariernya yang kini berusia 23 tahun di belantika musik Tanah Air. Setelah memutuskan untuk hengkang dari band Kerispatih yang membesarkan namanya, kini Badai memutuskan untuk solo karier. 

Menandai 23 tahun dirinya berkarya, Badai merilis album kompilasi bertajuk Karya Terbaik Badai 'Cinta, Hidup dan Wanita'. Dalam albumnya itu, Badai melibatkan beberapa musisi kenamaan yang akan membawakan lagu-lagu hits miliknya yang dikenal luas oleh penikmat musik Indonesia.

“Ini adalah perjalanan musik saya, journey saya. Sampai hari ini 23 tahun, karya-karya terbaik saya bisa dinyanyikan sejumlah penyanyi adalah anugerah terinda buat saya,” kata Badai eks Kerispatih saat peluncuran album Cinta, Hidup dan Wanita di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (22/9/2022) malam.

Sesuai judulnya, album ini berisi kumpulan lagu-lagu tentang romantisme kisah cinta yang memang menjadi ciri khas Badai. Sejak masih bersama Kerispatih pun, banyak lagu-lagu ciptaan Badai yang membersamai kisah cinta para pendengarnya yang penuh lika-liku.

Pria 44 tahun itu menggandeng sederet musisi ternama seperti Regina Ivanova, Mytha Lestari, Dudy Oris, dan yang lainnya. Mereka akan membawakan lagu-lagu hits berjudul Bila Rasaku Ini Rasamu, Lagu Rindu, Aku Cuma Punya Hati, dan beberapa judul lagu lainnya.

Badai cukup selektif dalam memilih penyanyi yang akan membawakan lagu-lagu hits dalam albumnya tersebut. Maklum, karya Badai dengan versi penyanyi aslinya ini selalu melekat di hati para penggemar. Jika dibawakan oleh penyanyi lain, tentu harus dipikirkan secara matang sehingga lagu tersebut dapat bersenyawa dengan yang membawakannya.

"Saya orang yang sangat detail dan dalam tanda kutip bisa dibilang ribet (bukan dalam bentuk prosedural) untuk memilih penyanyi. Yang membawakan lagu saya harus bersenyawa dengan lagunya. Makanya kenapa lagu-lagu saya jarang direcycle oleh orang karena saya tidak mau sembarangan memberikan lagu saya," tutur Badai yang dulu menempati posisi keyboardist Kerispatih.

Meski lagu yang dibawakan dalam albumnya masih akrab di telinga penikmat musik hingga saat ini, Badai tetap ingin memberikan kesempatan untuk para musisi kenamaan membawakan versi lain dari lagu-lagunya. Hal itu agar lagu tersebut semakin berumur panjang dan selalu didengarkan lintas generasi sepanjang masa.

Editor : Lisvi Padlilah