Bagaimana Hukum Wanita Batalkan Lamaran? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Kaafi

Laras Dwi Sasmita
Selasa 04 Januari 2022 21:57 WIB
Bagaimana Hukum Wanita Batalkan Lamaran? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Kaafi
Bagaiamana hukum Islam jika Wanita membatalkan lamaran. (Foto: celebrities.id/pinterest)

JAKARTA, celebrities.id - Wanita yang sudah dilamar bolehkan membatalkan pernikahannya? Lalu bagaimana hukumnya dalam Islam. 

Menurut Ustadz Abdul Kaafi dalam tausiahnya bahwa membatalkan pertunangan saat sudah dilamar dalam Islam diperbolehkan. Namun harus dilandasi dengan syarat-syarat tertentu yakni dibatalkan dengan alasan yang logis bukan karena terpengaruh hawa nafsu. 

"Dalam kitab Al- Fatawa karangan Ibnu Hajar dikatakan bahwa seorang laki-laki maupun perempuan yang dia sudah dilamar hukumnya adalah boleh membatalkan lamarannya asalkan dengan syarat-syarat tertentu," ujar Ustadz Abdul Kaafi dikutip dari Kanal YouTube Official iNews, pada Rabu (5/1/2022).

"Di dalam kitab tersebut dikatakan, kecuali dengan alasan yang logis. Kalau misalkan ada seseorang yang sudah dilamar dan membatalkannya dengan hawa nafsu atau hal-hal di luar logika ini hukumnya dilarang," katanya.

Ustadz Abdul Kaafi juga mengungkapkan bahwa perempuan yang sudah dilamar dan membatalkan pertunangan itu wajib mengembalikan setiap barang yang dijadikan mahar pernikahan kepada pihak laki-laki. Namun akan berbeda jika barang tersebut diberikan dengan maksud sebagai hadiah, maka perempuan tersebut dapat menyimpannya.   

"Ulama membatasi beberapa hal, pertama kalau itu hadiah yang diberikan kepada orang atau perempuan dan dibatalkan lamaran hukumnya tidak boleh diambil karena itu hadiah. Tapi, sebaliknya kalau misalkan ini cincin, lemari kamar, ini sebagai pengantar mas kawin, jika batal lamaran boleh baginya untuk mengambil kembali. Kalau barangnya hilang wajib tanggung jawab karena perjanjiannya itu untuk mahar," tutur Ustadz Abdul Kaafi .

Editor : Hadits Abdillah