Bagnaia Ungkap Kebaikan Valentino Rossi, Diajari Cara Berpikir Jernih saat Emosi

Maulana Yusuf
Sabtu 30 Juli 2022 19:07 WIB
Bagnaia Ungkap Kebaikan Valentino Rossi, Diajari Cara Berpikir Jernih saat Emosi
Bagnaia Merasa Sulit Kalahkan Quartararo, Optimistis Bisa Perebutan Gelar Juara MotoGP 2022. (Foto:celebrities.id/ Instagram @pecco63)

BOLOGNA, celebrities.id - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco "Pecco" Bagnaia membeberkan kebaikan legenda MotoGP, Valentino Rossi.

Sebagaimana diketahui, Bagnaia berada di urutan keempat dalam klasemen kejuaraan dunia MotoGP 2022. Pembalap asal Italia itu telah mengikuti sembilan seri balapan pada tahun ini. Bagnaia berada di belakang pemuncak klasemen sementara, Fabio Quartararo, Aleix Espargaro dan Johann Zarco, dengan perolehan 66 poin di belakang pemuncak klasemen.

Ada sedikit perjuangan manis di mana ia telah mencetak tiga kemenangan bersama Ducati, di Barcelona, Mugello dan di  Assen.

Sementara, Bagnaia akan kembali ke trek pekan depan, yaitu pada 7 Agustus, di Silverstone. Tepatnya, pada balapan MotoGP Inggris 2022. Di sela-sela waktu liburannya, Bagnaia membeberkan tentang kebaikan dari sosok Valentino Rossi.

Pecco mengaku diajarkan oleh The Doctor bagaimana caranya agar bisa bersabar dan berpikir jernih kala sedang marah.

"Ketika saya marah, saya mengambil napas dalam-dalam dan mencoba menghilangkan rasa frustrasi, Valentino Rossi mengajari saya itu," tutur Bagnaia, dilansir dari GPone, Sabtu (30/7/2022).

Selain itu, Bagnaia juga mengaku pernah menderita dan mengalami masa sulit ketika masih berusia 16 tahun. Kala itu, dia tidak mempunyai orangtua dan merasa sendirian. Namun, Valentino Rossi hadir untuk membantunya. Adapun, Bagnaia pun memutuskan untuk bergabung dengan Akademi VR46 untuk mengejar mimpinya di MotoGP. Bahkan, dia sukses mendapatkan hasil manis di balapan MotoGP sejauh ini.

"Saya berusia 16 tahun, saya tidak memiliki orang tua yang menemani saya di sana-sini. Saya harus naik taksi untuk pergi ke gym atau untuk berlatih di Ranch. Akademi membantu saya berkembang pesat. Terima kasih kepada Valentino, saya telah matang dan meningkat di setiap level. Saya mengerti apa yang paling penting bagi saya," kata Bagnaia.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra