10 Bahan Kosmetik yang Berbahaya untuk Ibu Hamil, dari Minyak Esensial hingga Hidrokuinon

Laras Dwi Sasmita
Kamis 13 Januari 2022 14:18 WIB
10 Bahan Kosmetik yang Berbahaya untuk Ibu Hamil, dari Minyak Esensial hingga Hidrokuinon
Bahan kosmetik yang berbahaya untuk ibu hamil. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Bahan kosmetik yang berbahaya untuk ibu hamil perlu diketahui dengan pasti. Pasalnya, di pasaran hingga kini masih ada saja kosmetik yang bereda belum sesuai dengan aturan.

Kehamilan bukan halangan untuk ibu tampil cantik. Namun ada beberapa bahan kosmetik yang berbahaya bagi ibu hamil dan perlu dihindari agar tak menganggu pertumbuhan janin dalam kandungan. 

Bahan-bahan kosmetik tersebut dapat terserap kedalam tumbuh yang tentunya juga ketubuh calon bayi. Bahkan perubahan kulit terkadang dialami oleh sebagian wanita ketika hamil, sehingga perlu berhati-hati dalam menggunakan kosmetik. 

Melansir Womancare, Kamis (13/1/2022) berikut 10 bahan kosmetik yang berbahaya untuk ibu hamil.

1. Retin-A, Retinol dan Retinyl Palmitate

Turunan vitamin A ini dan lainnya sangat berbahaya bagi janin karena dapat menyebabkan cacat lahir. Meskipun penting untuk memiliki jumlah vitamin A yang cukup dalam perkembangan bayi dalam kandungan. Akan tetapi yang terbaik adalah menghindari turunan vitamin A ini, pasanya dapat berdampak negatif pada perkembangan janin.

2. Tazorac dan Accutane

Food and Drug Administration (FDA) mencantumkan tazorac dan accutane sebagai bahan berbahaya yang juga dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi. Keduanya juga merupakan turunan vitamin A, tetapi hanya ada dalam obat resep. 

3. Benzoil Periksida dan Asam Salisilat

Kulit berjerawat saat kehamilan merupakan sesuatu yang kerap terjadi pada ibu hamil, akan tetapi perlu berhati-hati dalam memilih skincare untuk jerawat. Benzoil peroksida dan asam salisilat adalah bahan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan, pasalnya dapat beresiko besar pada janin. 

4. Minyak Esensial

Minyak atsiri sering dianggap sebagai alternatif alami untuk produk kecantikan. Namun, mereka tidak dinilai oleh FDA dan banyak dipasarkan dengan tidak mengikuti standar pelabelan yang ketat. 

Bahan ini dapat sangat beracun ketika tak sengaja tertelan yang dapat menyebabkan kontraksi dini dan dapat meningkatkan tekanan darah sehingga menyebabkan kontraksi rahim pada dosis tinggi. 

 

1
/
2