Begini Hukum Menjual Kulit dan Daging Hewan Kurban

Hasyim Ashari
Rabu 22 Juni 2022 21:24 WIB
Begini Hukum Menjual Kulit dan Daging Hewan Kurban
Hukum menjual kulit dan daging hewan kurban. (Foto: celebrities.id/Instagram @irfanhakim75)

JAKARTA, celebrities.id - Bagaimana hukum menjual kulit atau bagian lain dari hewan kurban?. Kemudian bagaimana idealnya mengelola hasil kurban yang baik dan benar, sesuai ketentuan Islam?

Penceramah Ustadz Ammi Nur Baits, dalam video di kanal YouTube Wasilah menjelaskan, dalam sebuah Hadits Riwayat Hakim dalam kitab Faidhul Qadir, Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang dengan sengaja menjual kulit atau bagian dari hasil hewan kurban, maka tidak mendapat pahala.

من باع جلد أضحيته فلا أضحية له) أي لا يحصل له الثواب الموعود للمضحي على أضحيته

Artinya: Barangsiapa yang menjual kulit kurbannya, maka tidak ada kurban bagi dirinya. Artinya dia tidak mendapat pahala yang dijanjikan kepada orang yang berkurban atas pengorbanannya. (HR Hakim dalam kitab Faidhul Qadir, Maktabah Syamilah, juz 6, halaman 121).

"Makna tidak ada kurban baginya berarti kurbannya tidak dinilai oleh Allah SWT meskipun dagingnya halal," ucap Ustadz Ammi Nur Baits, Rabu (22/6/2022).

Begitu pula bagi penerima daging kurban, juga tidak boleh menjual kembali daging yang telah dia terima, namun dengan catatan bagi mereka yang masuk katagori kaya. 

Ini lantaran, orang kaya mempunyai kedudukan sama dengan orang yang berkurban, karena dia sama-sama mendapat tuntutan untuk berkurban. 

 

1
/
2