Benarkah Waktu Isolasi Mandiri Pasien BA.4 dan BA.5 Lebih Pendek? Simak Penjelasan Dokter Spesialis Paru

Muhammad Sukardi
Selasa 21 Juni 2022 21:41 WIB
Benarkah Waktu Isolasi Mandiri Pasien BA.4 dan BA.5 Lebih Pendek? Simak Penjelasan Dokter Spesialis Paru
Pasien varian Omicron BA.4 dan 5 tidak bisa isolasi mandiri. (Foto:celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Dokter Spesialis Paru dr Erlina Burhan, Sp.P menjelaskan, pasien BA.4 dan BA.5 kebanyakan tidak bergejala. Mereka yang menerima penanganan serius di rumah sakit hanya 2 persen dari total kasus yaitu 57 kasus. 

Pasien BA.4 dan BA.5 yang dirawat di rumah sakit pun mendapat penanganan yang optimal, karena obat-obatan kini sudah tersedia dengan cukup baik. Artinya, pasien tidak perlu khawatir tidak ada obat untuk infeksi akibat BA.4 dan BA.5. 

"Farmakologis atau obat-obatan yang dipakai untuk menangani pasien BA.4 dan BA.5 tidak berbeda jauh dengan penanganan infeksi Delta. Ini mengartikan rumah sakit kita sudah cukup mumpuni menangani pasien karena obat sudah tersedia," kata dr Erlina saat ditemui di Kantor PB IDI, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2022). 

Mereka yang dirawat di rumah sakit, kata dr Erlina, dipastikan pasien BA.4 dan BA.5 yang kondisinya dikategorikan sedang hingga berat. Sementara itu, pasien bergejala ringan atau bahkan tidak bergejala cukup isolasi mandiri di rumah bisa sembuh. 

"Sebagian besar kasus itu bisa ditangani dengan isolasi mandiri di rumah. Karena itu, jangan takut memeriksakan diri terlebih belum mengalami perburukan gejala," ucap dr Erlina. 

Lebih lanjut, menjadi pertanyaan sekarang apakah karena penanganan penyakit yang lebih cepat dan mudah memungkinkan isolasi mandiri berjalan lebih sebentar? 

Menurut dr Erlina, para dokter hingga sekarang masih mengacu pada durasi 10 hari untuk masa isolasi mandiri. "Belum pada perubahan walau dikatakan bahwa keparahan BA.4 dan BA.5 ini rendah," ujarnya. 

Durasi 10 hari dianggap masih ideal untuk isolasi mandiri, karena virus BA.4 dan BA.5 cepat sekali menyebar dan pada kasus-kasus di rumah sakit, pasien terpapar banyak virus di tubuhnya dilihat dari nilai CT-Value yang rendah. 

"Karena itu, tidak ada kebijakan yang memperpendek durasi waktu isolasi mandiri sekalipun virulensinya rendah," kata dr Erlina.

Editor : Hadits Abdillah