Beredar Isu Organ akan Rusak jika Sering Positif Covid-19, Ini Tanggapan Ahli Epidemiolog

Icon CameraKevi Laras
Selasa 22 November 2022 17:18 WIB
Beredar Isu Organ akan Rusak jika Sering Positif Covid-19, Ini Tanggapan Ahli Epidemiolog
Organ dikabarkan akan rusak jika terus menerus positif Covid-19. (Foto: celebrities.id/Pixabay)

JAKARTA, celebrities.id - Kerusakan organ bagi mereka yang berkali-kali terinfeksi Covid-19 merebak di tengah masyarakat. Ahli epidemiolog dr Pandu Riano menerangkan bahwa ini bisa terjadi, tapi kecil sekali peluangnya.

Penemuan kerusakan organ tubuh bila terinfeksi berulang Covid-19 itu berdasarkan penelitian dari Amerika Serikat. Dalam observasinya, menyasar pada mereka belum pernah terinfeksi sampai yang sudah berulang kali (1,2,3 kali).

Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat keparahan lebih berat pada mereka yang pernah terinfeksi berat. Sehingga orang yang sudah divaksinasi lengkap ataupun booster tetap bisa terinfeksi virus Covid-19. 

“Jadi melihat proporsi orang yang infeksi tiga kali, dua kali, satu kali, angka perawatannya tetap lebih tinggi pada orang yang pernah mengalami infeksi berat dan apapun status vaksinasinya," kata Ahli Epidemiolog UI, dr Pandu Riano dalam Seminar Publik Dukung Vaksinasi Booster, Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Sementara untuk organ yang rusak, dikatakan Prof Pandu umumnya juga mengalami gejala yaitu long Covid-19. Melihat dari orang-orang yang diobservasi, hanya sebagian kecil mengalami kerusakan seperti pada jantung, ginjal, atau lainnya. 

“Itu juga lebih banyak pada orang-orang yang mengalami infeksi berat, jadi angkanya relatif,” kata dr Pandu.

Dari penelitian tersebut, ada pesan yang disampaikan bahwa sudah divaksin, tetap berusaha mencegah penularan atau terinfeksi virus Covid-19. Dengan menerapkan protokol kesehatan, dan tidak bersinggungan dengan mereka yang positif.

"Kita sudah divaksinasi kita juga tetap berusaha agar tidak terinfeksi yaitu menghindar atau tidak kontak sama yang terinfeksi dan prokes harus dipertahankan itu cukup," ucapnya.

Editor : Hadits Abdillah