Biaya Umrah Mulai Rp35 Juta, Berikut Rinciannya Termasuk Tes PCR dan Karantina

Widya Michella Nur Syahida
Senin 10 Januari 2022 19:47 WIB
Biaya Umrah Mulai Rp35 Juta, Berikut Rinciannya Termasuk Tes PCR dan Karantina
Jemaah Indonesia melakukan tes PCR sebelum berangkat Umrah. (Foto: Kementerian Agama)

JAKARTA, celebrities.id - Pemerintah Indonesia kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah pada Sabtu (08/1/2022). Atas dasar itu pihak penyelenggara perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) pasca keberangkatam tim advance (23/12/2021) telah menguji coba pelaksaanaan umrah untuk mengevaluasi kemungkinan harga yang berubah.

Sebab, pelaksaanaan umrah di masa pandemi kini mengalami penyesuaian yakni adanya tambahan karantina bagi calon jamaah umrah di Arab Saudi selama lima hari dan saat kepulangan hingga tujuh hari.

Disamping itu, adanya kebijakan tes PCR yang menjadikan pelaksaanaan ibadah umrah kian membengkak. Pada akhirnya Kemenag melakukan revisi biaya umrah yang naik menjadi Rp28 juta belum termasuk biaya PCR dan karantina.

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP AMPHURI, M. Azhar Gazali memperkirakan jika ditambah rincian biaya karantina dan PCR, harga umrah naik menjadi Rp35 juta untuk sekali pemberangkatan. "Total biaya bisa mencapai 35 juta termasuk PCR dan karantina," kata Azhar saat dihubungi MNC Portal, Senin,(10/1/2022).

Azhar pun merinci biaya karantina selama lima hari usai tiba di Arab Saudi baik di Jeddah atau Madinah, dibanderol dengan harga Rp6 juta sampai Rp14 Juta. Lalu karantina di Indonesia selama tujuh hari dibanderol seharga Rp4 juta.

Biaya karantina itu juga tergantung pada hotel yang dipilih oleh jemaah umrah. "Harga paket karantina mulai dari 6 jutaan. Terus karantina di Indonesia kisaran harganya mulai 4 jutaan," ucap dia.

Sementara itu, biaya PCR dibanderol seharga kurang lebih Rp1,2 juta untuk tiga kali. Yakni dua kali PCR pada saat di karantina dan 1 kali PCR pada saat kepulangan ke Indonesia.

"PCR-nya itu 100 Riyal atau Rp380 ribu sekali PCR, kalau 2x PCR hampir Rp760 ribu. Kan tiga kali PCR selama di sana, hitunglah Rp400 ribu sekali PCR jadi Rp1,2 juta," ujar dia.

 

1
/
2