Biodata dan Perjalanan Karier Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia ke-10

Icon CameraGabriele Faustine
Jumat 25 November 2022 16:54 WIB
Biodata dan Perjalanan Karier Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia ke-10
Anwar Ibrahim resmi jadi Perdana mentri Malaysia ke-10. (Foto: Reuters)

JAKARTA, celebrities.id - Anwar Ibrahim ditunjuk oleh raja Malaysia menjadi perdana menteri Malaysia. Masyarakat hingga para pemimpin negara, bahkan Jokowi juga memberi ucapan selamat kepada Anwar. Simak biodata dan perjalanan karier Anwar Ibrahim.

Anwar Ibrahim dilantik menjadi perdana menteri Malaysia pada 24 November 2022. Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (25/11/2022) berikut biodata dan perjalanan karier Anwar Ibrahim.

Biodata Anwar Ibrahim

Nama Lengkap: Dato' Seri Haji Anwar bin Ibrahim
Tanggal Lahir: 10 Agustus 1947
Tempat Lahir: Bukit Mertajam, Pulau Pinang, Uni Malaya
Profesi: Politikus
Kewarganegaraan: Malaysia
Pendidikan: Universitas Malaya
Akun Instagram: @anwaribrahim_my
Akun Twitter: @anwaribrahim

Keluarga

Orangtua Anwar Ibrahim adalah Ibrahim Abdul Rahman dan Che Yan Hamid Hussein. Anwar Ibrahim menikah dengan Wan Azizah Wan Ismail pada 26 Februari 1980. Keduanya dikaruniai 6 orang anak yaitu Nurul Izzah Anwar, Nurul Nuha Anwar, Muhammad Ishan Anwar, Nurul Ilham Anwar, Nurul Iman Anwar, dan Nurul Hana Anwar.

Partai Politik (H2)

- Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) (1982–1998)
- Independen
 (1998–1999)
- Partai Keadilan Rakyat (PKR) (sejak 1999)

 

Afiliasi Politik Lainnya

- Barisan Nasional (BN) (1982–1999)
- Barisan Alternatif (BA) (1999–2004)
- Pakatan Rakyat (PR) (2008–2015)
- Pakatan Harapan (PH) (sejak 2015)

Perjalanan Karier Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim memulai karier politiknya pertama kali sebagai pemimpin mahasiswa karismatik dalam Angkatan Belia Islam Malaysia atau ABIM yaitu gerakan pemuda Islam Malaysia. Pada tahun 1982, dia bergabung dengan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), partai yang telah lama berkuasa dengan pimpinan perdana menteri Mahathir Mohamad.

Pada tahun 1991 hingga 1998, dia menjadi menteri keuangan, sekaligus memegang jabatan wakil perdana menteri Mahathir dari tahun 1993. Namun, pada 1997 keduanya berselisih mengenai menangani krisis keuangan Asia tahun 1997-1998.

Pada tahun 1998, Anwar dipecat dan diusir UMNO. Dia memimpin protes publik terhadap Mahathir. Anwar ditangkap dan akhirnya didakwa melakukan sodomi dan korupsi.

Pada akhir 2004, Mahkamah Agung Malaysia membatalkan hukuman sodomi dan membebaskan Anwar. Setelah dibebaskan, dia menjadi ketua de facto dari oposisi yang baru bangkit. Dia memimpin oposisi mencapai kesuksesan baru dalam pemilihan umum. 

Pada tahun 2015, Anwar dijatuhi hukuman atas tuduhan sodomi dengan hukuman lima tahun penjara. Selama di penjara, dia tetap aktif sebagai pemimpin oposisi. Anwar bersikeras menyatakan dirinya tidak bersalah.

Pada tahun 2018, Anwar dan Mahathir mengesampingkan perbedaan mereka dan sepakat untuk bekerja sama. Mereka berkoalisi dan membentuk aliansi Pakatan Harapan yang meraih kemenangan dalam pemilihan umum penting pada 2018 yang mengakhiri kekuasaan Barisan Nasional sudah 61 tahun berturut-turut dalam memerintah negara. Namun, koalisi runtuh setelah 22 bulan.

Dalam pemilihan umum 2022,  Anwar dalam koalisi Pakatan Harapan (Aliansi Harapan) memenangkan jumlah kursi terbanyak. Namun dia gagal mencapai ambang batas kursi dengan mayoritas yang dibutuhkan. Akhirnya setelah beberapa hari pertimbangan serta dari Raja Malaysia, pada 24 November 2022, Anwar ditunjuk dan resmi menjadi perdana menteri Malaysia.

Editor : Hadits Abdillah