Bolehkah Pilih-Pilih Vaksin Booster Covid-19? Ini Penjelasan Dokter Reisa

Rizky Pradita Ananda
Senin 17 Januari 2022 19:27 WIB
Bolehkah Pilih-Pilih Vaksin Booster Covid-19? Ini Penjelasan Dokter Reisa
Pemerintah Indonesia telah memberikan vaksin booster mulai 12 Januari 2022. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id – Program vaksinasi dosis ketiga Covid-19 atau program vaksin booster telah dimulai sejak 12 Januari 2022 di seluruh Indonesia. Banyak pertanyaan seputar vaksin booster ini, seperti bolehkan memakai jenis vaksin yang berbeda dengan dua dosis sebelumnya?

Badan POM RI telah menerbitkan izin penggunaan vaksin darurat kepada lima jenis vaksin yang telah memenuhi syarat dan mendapatkan EUA untuk digunakan sebagai vaksin booster, ialah vaksin CoronaVac, Pfizer, AstraZeneca, Moderna dan Zifivax yang dibagi dalam dua kategori yakni homolog (sejenis) dan heterolog (berbeda jenis).

Berdasarkan rekomendasi ITAGI dan persetujuan BPOM serta mempertimbangkan ketersediaan vaksin, kombinasi awal dari pemberian vaksinasi booster seperti yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan RI, ialah vaksin primer (dosis satu dan dua) menggunakan Sinovac, maka vaksin boosternya menggunakan AstraZeneca setengah dosis atau Pfizer yang juga diberi setengah dosis. 

Sementara orang-orang yang vaksinasi primernya menerima AstraZeneca, maka vaksin booster memakai setengah dosis Moderna.

Terlepas dari rekomendasi di atas, apakah boleh kita memilih jenis vaksin booster atas dasar kemauan sendiri? Juru Bicara Pemerintah, dr. Reisa Broto Asmoro menyebutkan masyarakat tidak bisa memilih jenis vaksin booster semaunya.

“Sebenarnya sudah ada panduannya, kita enggak bisa milih suka-suka sendiri maunya apa. Sudah ada aturannya dari badan otoritas atau pun para ahli yang sudah melakukan penelitian terkait jenis dan dosisnya dari vaksin ini,” ujar dr. Reisa, dikutip dari siaran Instagram Live Kemenkes RI, Senin (17/1/2022).

 

1
/
2