Buka Donasi saat Dakwah, Polisi Didesak Usut Aliran Dana YouTuber Muhammad Kece 

Muhammad Refi Sandi
Senin 23 Agustus 2021 19:08 WIB
Buka Donasi saat Dakwah, Polisi Didesak Usut Aliran Dana YouTuber Muhammad Kece 
Presiden Kongres Pemuda Indonesia, Pitra Ramadoni, usai melaporkan YouTuber Muhammad Kece di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/8/2021). (Foto: MPI/Refi Sandi)

JAKARTA, celebrities.id - YouTuber Muhammad Kece menjadi sorotan publik sebab dinilai melakukan penistaan agama dalam isi dakwahnya. Setelah dilaporkan ke Bareskrim Polri, kini giliran Ormas Kongres Pemuda Indonesia menyampaikan aduan tertulis. 

"Hari ini kita buat laporan secara tertulis, kenapa? Karena berdasarkan komunikasi dengan penyidik sudah banyak yang membuat laporan polisi kepada yang bersangkutan. Maka dari itu untuk mendukung laporan polisi yang ada kita juga membuat laporan tapi secara tertulis kepada Bapak Kapolda," ujar Presiden Kongres Pemuda Indonesia, Pitra Ramadoni di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/8/2021). 

Diketahui dalam laporan tertulis itu, Pitra menyoroti adanya tindakan membuka donasi dari akun Muhammad Kece saat melakukan dakwah yang diduga menistakan agama. Oleh sebab itu, Pitra mendorong polisi untuk mengusut tuntas donasi hingga aliran dana yang masuk itu. 

"Karena dia buka donasi saya minta Bareskrim Polri menelusuri aliran dana rekening atas nama Muhamad Kece. Siapa-siapa yang memberikan sumbangan kepada beliau sehingga dia berani bersuara dengan lantang seperti itu," ujarnya. 

Lebih lanjut, Pitra pun meminta secara langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk turun tangan menangkap Muhamad Kece. Selain itu, dia meminta adanya hukuman seumur hidup untuk menjerat Muhamad Kece. 

"Kami minta kepada Bapak Kapolri tangkap itu MKM (Muhamad Kece) kalau bisa hukuman seumur hidup jangan dikeluarkan agar jangan lagi ada propaganda di antara berumat agama di Indonesia. Siapapun yang melanggar etika norma-norma saya kira hukum ditegakan biar tidak ada lagi orang-orang yang mengemis membuat propaganda seperti itu," ujarnya.

 

1
/
2