Cara Budidaya Cacing Sutra untuk Pemula, Bisa Jadi Bisnis yang Menjanjikan

Iqbal Widiarko
Senin 23 Mei 2022 12:24 WIB
Cara Budidaya Cacing Sutra untuk Pemula, Bisa Jadi Bisnis yang Menjanjikan
Cara budidaya cacing sutra untuk pemula bisa menjadi referensi bagi yang ingin memulai usaha ini. (dok. Humas DJPB Kementerian Kelautan dan Perikanan)

JAKARTA, celebrities.id - Cara budidaya cacing sutra untuk pemula bisa menjadi referensi bagi Anda yang ingin memulai usaha ini. Sebab, budidaya cacing sutra termasuk salah satu bisnis yang menjanjikan. 

Cacing sutra digolongkan sebagai hewan hermaprodit, yang mana berkembang biakannya melalui telur dengan proses pembuahan secara eksternal. Telur-telur yang sudah dibuahi oleh pejantan nantinya akan mengalami proses pembelahan menjadi dua sebelum akhirnya menetas.

Cacing sutra terbilang mudah dibudidayakan serta tak membutuhkan lahan dan modal yang besar. Permintaan akan cacing sutra pun kian meningkat di pasaran, mengingat pakan cacing sutra ini mengandung banyak sekali gizi bagi pertumbuhan ikan.

Tentunya hal ini berbanding terbalik dengan stok alam yang tidak dapat diandalkan. Selain itu jika cacing sutra berada di alam terus-menerus diambil, maka akan mengganggu ekosistem alam itu sendiri.

Dalam upaya peternakan, cacing sutra biasanya dimanfaatkan sebagai pakan alami pada ikan air tawar, belut, lele, cupang, lobster, ayam, dan hewan peliharaan. Tingginya permintaan terhadap cacing sutra menjadikannya potensial untuk dilakukan budidaya baik untuk peternakan sendiri sebagai pakan maupun digunakan untuk penjualan.

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Senin (23/5/2022) telah merangkum cara budidaya cacing sutra untuk pemula, sebagai berikut.

Cara Budidaya Cacing Sutra untuk Pemula

1. Siapkan Kolam yang Memadai

Perlu diperhatikan kondisi dan tempat kolam, jangan terlalu panas dan jangan terkena sinar matahari secara langsung. Kebutuhan sinar matahari hanya kisaran 30%. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, diantaranya:

a. Pertama, tanah digali sedalam 5-10 cm.
b. Kemudian buat kubangan lumpur dengan ukuran 1x2m
c. Buatlah saluran air dengan 2 lubang sebagai keluar dan masuk air.
d. Plastik/terpal dipasang dengan ukuran 1x2m panjang sesuai kebutuhan.
e. Lahan tempat kolam terpal tidak perlu terlalu luas, sesuaikan saja dengan tempat yang ada di sekitar rumah.
f. Jika kolam sudah dipasang terpal, semprotlah menggunakan air.
g. Biarkan kolam kering sendiri dengan bantuan sinar matahari.
h. Jika sudah kering, kolam sudah siap dipakai untuk membudidayakan cacing.

Untuk pengisian airnya sendiri tidak boleh sembarangan. Demi kelangsungan tumbuh kembang cacing, kamu perlu memperhatikan kualitas air yang akan dipakai di kolam. Hal pertama yang harus diingat, air kolam harus memakai air bagus yang mengalir. Adapun parameter airnya meliputi suhu pada kisaran 24-27 derajat Celcius dan Ph airnya antara 6-7. Dengan begitu, cacing bisa berkembang dengan baik di kolam.

2. Pilih Benih Cacing Sutra Berkualitas

Ada beberapa langkah yang bisa kamu perhatikan dalam memilih benih, diantaranya:

a. Pertama, kamu bisa membeli benih cacing sutra di toko ikan hias atau pasar hewan. Kamu bisa juga mencarinya di ladang atau sawah.
b. Pilihlah benih yang berkualitas.
c. Pisahkan gumpalan dari cacing sutra lainnya, lalu pindahkan ke wadah yang telah diisi air.
d. Simpanlah benih dalam wadah berisi air tersebut selama dua hingga tiga hari.
e. Pastikanlah jumlah air dalam wadah itu sedikit dan selalu bersih.
f.  Pastikan kadar oksigen dalam air cukup.
g. Jika dirasa kurang, pasanglah aerator untuk menambah oksigen dalam air.

3. Buat Media Budidaya Cacing Sutra dengan Tepat

Tahap ini merupakan bagian yang penting karena sangat mempengaruhi pertumbuhan cacing budidaya kamu. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, diantaranya:

a. Pertama, siapkan lumpur sawah yang sudah steril dari banyak sampah. Hal ini bertujuan untuk menghindari banyaknya bibit penyakit di lumpur.
b. Masukkan lumpur sawah ke dalam kolam. Sesuaikan jumlahnya dengan besaran kolam. Paling tidak ketinggiannya mencapai 10 cm.
c. Setelahnya, siapkan pupuk kandang di dalam bak. Untuk jumlahnya bisa dikira-kira, paling tidak sekitar 3 kg. Jangan lupa campur pupuk dengan nutrisi tambahan agar lebih lembut.
d. Jika sudah tercampur rata, masukkan ke kolam terpal yang tadi sudah diisi dengan  lumpur.
e. Aliri kolam dengan air bersih sampai semua media cacing terkena air. 
f. Setelahnya, diamkan kolam kurang lebih 3 hari supaya kualitas pupuk dan lumpur lebih baik untuk bibit cacing. Setelah 3 hari, kolam pun siap diberi benih cacing sutra.

4. Tebar Bibit Cacing Sutra

Sebelum melakukan penebaran bibit cacing sutra, pastikan kamu mendapatkan bibit cacing sutra dari pihak pembibitan cacing sutra yang tersertifikasi atau berpengalaman, seperti BPBAT, pengumpul cacing sutra berpengalaman atau lainnya.

 

1
/
2