Cara Cerdas Tesla agar Tetap Untung, Tidak Ragu Banting Harga

Icon CameraMuhamad Fadli Ramadan
Sabtu 21 Januari 2023 15:23 WIB
Cara Cerdas Tesla agar Tetap Untung, Tidak Ragu Banting Harga
Cara cerdas Tesla agar tetap untung. (Foto: celebrities.id/autoblog.com)

JAKARTA, celebrities.id - Mobil Tesla memberikan diskon untuk Model 3 dan Model Y hingga 20 persen untuk meningkatkan penjualan. 

Tapi, mereka tak asal banting harga, melainkan ada strategi khusus yang dijalankan agar perusahaan tetap raih keuntungan.

Pasar mobil listrik saat ini semakin ketat dengan banyaknya produsen yang mulai membangun kendaraan ramah lingkungan tersebut. Hal ini membuat pemain lama seperti Tesla memutuskan untuk memberikan diskon agar mobilnya tetap laris dipasaran.

Untuk memberikan diskon, produsen mobil listrik asal Amerika Serikat itu memanfaatkan keunggulan awalnya untuk menurunkan biaya dan meningkatkan keuntungan. 

Strategi itu kemungkinan akan terus membayar deviden ketika harga turun akibat banyaknya pesaing.

Dilansir oleh Reuters, pada kuartal ketiga tahun 2022, Tesla menghasilkan laba kotor sebesar USD 15.653 (Rp235,9 juta) per kendaraan. Angka itu dua kali lipat lenbih besar dari yang dibuat oleh rival seperti Volkswagen, empat kali lipat dari Toyota, dan lima kali lipat dari Ford.

Keuntungan tersebut merupakan hasil dari investasi besar merek dalam mengendalikan biaya produksi. Teknologi jalur perakitan baru, menghadirkan manufaktur baterai sendiri, dan standarisasi desain yang membantu Tesla mampu menjaga ongkos produksi tetap rendah.

Kendati begitu, Tesla telah menaikkan harga beberapa kali sepanjang 2022, dengan fokus memaksimalkan keuntungan melalui pandemi Covid-19. Namun, itu merupakan bagian dari upa mengikuti tren industri, meski rantai pasokan kacau dan jumlah produksi sulit dimaksimalkan.

Saat rute pasokan terurai dan harga mulai turun lagi, Tesla telah mengantongi “kartu as” sendiri. Berkat keuntungannya yang lebih tinggi, mereka memiliki lebih banyak kelonggaran untuk memangkas harga, sesuatu yang sudah mulai dilakukan saat ini.

Itu akan menjadi senjata utama bagi Tesla untuk memanfaatkannya di tahun-tahun mendatang, karena kapasitas produksi EV diperkirakan akan melebihi permintaan. Pada 2026, konsumen di Amerika Utara diperkirakan akan membeli 2,8 juta EV per tahun.

 

Follow Berita Celebrities di Google News

1
/
2