9 Cara Menghilangkan Jejak Digital agar Data Pribadi Terjaga, Nonaktifkan Akun Media Sosial Lama

Icon CameraIqbal Widiarko
Sabtu 19 November 2022 11:30 WIB
9 Cara Menghilangkan Jejak Digital agar Data Pribadi Terjaga, Nonaktifkan Akun Media Sosial Lama
Cara menghilangkan jejak digital dimulai dari menghapus akun media sosial. (Foto: Pexels)

JAKARTA, celebrities.id - Cara menghilangkan jejak digital penggunaan jaringan internet sehari-hari dapat menambah kewaspadaan kamu akan pemakaian gadget dan sosial media secara lebih antisipatif.

Jejak digital saat ini sangat mengidentifikasi data pribadi seseorang. Dalam kebanyakan kasus, jejak digital akan memindai ketertarikan kita terkait dengan identitas dunia nyata seperti barang pembelian dan makanan termasuk juga data pribadi seperti alamat rumah.

Karena itu, jejak digital dapat digunakan untuk memantau aktivitas online dengan cara yang mungkin tidak pernah ditemui di dunia offline. Sederhananya, jejak digital dapat mimpi buruk privasi seseorang apabila tidak dikelola secara bijak.

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id telah merangkum cara menghilangkan jejak digital, Sabtu (19/11/2022).

Sekilas tentang Jejak Digital

Dalam laman Geekflare dijelaskan, jejak digital merupakan tanda berbentuk data kecil yang dapat digunakan situs web, pengiklan, pakar keamanan dunia maya dan admin TI untuk melacak kembali ke komputer atau alamat tempat tinggal pengakses dalam berbagai kepentingan.

Sebagai pengguna awam, percaya bahwa situs web akan mengikuti protokol keamanan standar dan kebijakan privasi untuk menyimpan jejak digital dari pelaku kejahatan. Namun, kebanyakan praktek di lapangan berbagai situs web menjual data kita kepada pihak ketiga yang hanya menggunakan jejak tersebut untuk menawarkan iklan yang dipersonalisasi. 

Jenis Jejak Digital

a. Jejak Digital Aktif

Secara aktif, sadar atau tidak kita akan membagikan data pribadi dengan situs web, aplikasi seluler atau aplikasi web dengan imbalan layanan gratis di berbagai smartphone maupun komputer. Seperti saat menggunakan media sosial, kita memberikan hak kepada pemilik platform untuk memonetisasi data secara etis.

b. Jejak Digital Pasif

Jejak digital seperti ini terjadi saat pemilik situs web memiliki hak penuh untuk mengumpulkan data lalu lintas seperti negara asal, alamat IP, sistem operasi, nama browser, versi browser, model perangkat dan lain sebagainya. Dalam banyak kasus, data tersebut tidak akan mempengaruhi kehidupan kita.

Namun, ada jenis penelusuran digital pasif lainnya di mana pengiklan menggunakan aktivitas media sosial, seperti komentar, bagikan, suka, perasaan dan lain sebagainya untuk membuat profil dan mengirim iklan yang dipersonalisasi. Pembuatan profil seperti itu dapat mempengaruhi pengambilan keputusan sesuatu. 

Cara Menghilangkan Jejak Digital

1. Menonaktifkan Akun Media Sosial Lama dan Cek Pengaturan Privasi

Beberapa sosial media yang banyak digunakan saat ini memiliki situs web yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak termasuk para pengiklan. Jika pengaturan privasi tidak pada level tertinggi, hal tersebut memungkinkan dapat mengakses gambar, kiriman dan pembaruan status yang paling baik disimpan dalam kehidupan pribadi kita.

Periksa pengaturan privasi sosial media pribadi kamu. Jika kamu ingin benar-benar tersembunyi di media sosial, pertimbangkan untuk menggunakan nama belakang yang berbeda.

2. Menghapus Hasil Pencarian Google

Menghapus bagian dari jejak data digital memang bisa sangat sulit, namun kamu dapat membuatnya jauh lebih sulit ditemukan dengan menghapusnya dari pencarian Google. Cukup ajukan permintaan hukum agar hasilnya dihapus. Ini bisa memakan waktu lama dan Google tidak selalu menyetujui permintaan ini, tetapi jika berhasil, ini bisa sangat efektif.

 

1
/
3