Cegah Bayi Stunting, Calon Pengantin Bakal Punya Syarat Baru sebelum Nikah 

Muhammad Sukardi
Sabtu 04 September 2021 15:01 WIB
Cegah Bayi Stunting, Calon Pengantin Bakal Punya Syarat Baru sebelum Nikah 
Calon Pengantin bakal punya syarat baru sebelum nikah. (Foto: Freepik) 

JAKARTA, celebrities.id - Stunting menjadi masalah serius yang tengah diatasi pemerintah, dalam hal ini salah satunya Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 lahir menyelesaikan persoalan tersebut.

Hadirnya Perpres tersebut pun ternyata melahirkan program baru yang rencananya sudah akan dikerjakan secara nasional pada awal 2022. Adalah memasukkan daftar syarat baru bagi calon pengantin yaitu mengisi data status nutrisi tubuh calon pengantin.

Menurut Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo upaya pencegahan stunting sangat bisa dilakukan sebelum kehamilan terjadi dengan memastikan calon pengantin benar-benar memiliki kualitas tubuh yang baik. Hal ini berkaca dari masih tingginya angka anemia pada ibu baru di Indonesia.

"Berdasarkan Riskesdas 2018, kejadian anemia pada ibu hamil masih cukup tinggi yaitu di atas 40%. Padahal, anemia pada ibu hamil ini menjadi salah satu sumber bayi lahir stunting," ujarnya, Sabtu (4/9/2021).  

"Oleh karena itu, sebelum hamil harus dipersiapkan dengan baik si calon pengantinnya, khususnya sang ibu, sehingga 3 bulan sebelum hamil sudah dilakukan pemeriksaan. Ini sangat penting." 

Berpegangan pada data tersebut, Kepala BKKBN kemudian mengajukan ide dan sudah meminta izin kepada Kementerian Agama untuk menambahkan syarat sebelum menikah yaitu calon pengantin wajib mengisi data status nutrisi tubuh.

"Saya sudah komunikasi dan audiensi dengan Kementerian Agama, saya juga sudah mohon izin kepada Kementerian Agama setelah Perpres ini turun untuk melakukan suatu kewajiban mendaftar 3 bulan sebelum nikah disertai dengan menyampaikan tinggi badan, berat badan, status hb, dan lingkar lengan atas bagi mereka yang mau nikah," kata Hasto.

 

1
/
2