Charles Leclerc Tidak Suka Beralasan usai Lakukan Kesalahan, Jadikan Pelajaran untuk Tampil Lebih Baik

Rio Eristiawan
Sabtu 13 Agustus 2022 17:52 WIB
Charles Leclerc Tidak Suka Beralasan usai Lakukan Kesalahan, Jadikan Pelajaran untuk Tampil Lebih Baik
Charles Leclerc Tidak Suka Beralasan usai Lakukan Kesalahan, Jadikan Pelajaran untuk Tampil Lebih Baik. (Foto:celebrities.id/Instagram @charles_leclerc)

MONAKO, celebrities.id - Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc mengaku tidak suka membuat alasan usai melakukan kesalahan. Menurutnya kesalahan bisa membuatnya belajar untuk bisa tampil lebih baik.

Seperti diketahui, Leclerc mendapatkan hasil kurang memuaskan jelang jeda musim panas Formula 1 (F1) 2022. Pembalap berusia 24 tahun itu gagal finis di GP Prancis dan meraih posisi keenam di GP Hungaria. Akibatnya, Leclerc harus tertinggal 80 poin dari pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen di puncak klasemen sementara F1 2022.

Pembalap asal Monako itu diharapkan bisa memperbaiki performanya di GP Belgia pada Minggu 28 Agustus 2022. Sementara di sela-sela liburnya, Leclerc mengatakan setiap pekerjaan tidak akan lepas dari kesalahan yang dibuat. Namun dia menilai kesalahan akan membuat setiap orang bereaksi untuk bisa memperbaikinya dengan cara yang berbeda-beda.

“(Kesalahan adalah) bagian dari pengalaman itu bagian dari jalan siapa pun dalam pekerjaan apa pun yang Anda lakukan pada satu titik, kesalahan akan terjadi. Setiap individu akan bereaksi dengan cara yang berbeda, ini adalah cara saya menanggapinya dan saya selalu merasakan manfaat dari jujur pada diri sendiri dan tumbuh darinya," kata Leclerc dilansir dari Motorsportweek, Sabtu (13/8/2022).

Leclerc mengaku tidak suka untuk membuat alasan, ketika membuat kesalahan saat balapan berlangsung. Menurutnya kesalahan tersebut bisa membuatnya belajar untuk tampil lebih baik lagi, hal tersebut yang terjadi kepada dirinya di Ferrari untuk bisa tampil cepat di F1 2022.

“Tapi saya hanya tidak suka kehilangan waktu dengan mencari alasan, karena saat itulah Anda mulai kehilangan waktu, dan Anda tidak maju. Ini juga baik untuk orang-orang yang bekerja di sekitar saya karena mereka tahu bahwa setiap kali saya akan melakukan kesalahan, saya akan sangat jujur dan saya berharap itu akan sama untuk mereka. Jadi, semua orang bisa belajar lebih cepat dan itulah yang terjadi di Ferrari," ucapnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra