8 Contoh Cerpen Pendidikan Singkat untuk Anak Sekolah

Icon CameraIqbal Widiarko
Kamis 15 September 2022 12:08 WIB
8 Contoh Cerpen Pendidikan Singkat untuk Anak Sekolah
Contoh cerpen pendidikan singkat. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Contoh cerpen pendidikan singkat dapat menambah referensi kamu dalam menulis sebuah cerita pendek bertemakan pelajaran, sekolah, maupun nilai sosial yang mendidik. 

Dalam isi sebuah cerpen kebanyakan berupa kisah tentang sebuah peristiwa atau seorang tokoh. Peristiwa atau tokoh tersebut dibatasi hanya satu supaya tidak melebar terlalu luas.

Sebagai informasi, cerpen juga dibatasi panjang penulisannya. Panjang cerpen paling tidak 10 ribu kata. Cerpen umumnya merupakan suatu bentuk karangan fiksi. Pembuat cerpen wajib menentukan tokoh-tokoh dalam cerita, menganalisis watak tokoh dan menulis garis besar cerita.

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Kamis (15/9/2022) telah merangkum contoh cerpen pendidikan singkat, seperti berikut.

Contoh Cerpen Pendidikan Singkat

1. Susahnya Mencari Kerja

Aji berusia 17 tahun, ia berasal dari keluarga sederhana. Ia ingin mewujudkan cita-citanya dengan harapan ia mampu membuat kedua orang tuanya bangga kepadanya. Aji lulus SMA di usianya menginjak 16 tahun. Keinginannya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi harus tertunda lantaran ia tidak mempunyai biaya untuk melanjutkan pendidikannya.

Demi mewujudkan harapannya ia rela malang melintang memperjuangkan cita-citanya tersebut. Dengan kondisi keluarga yang pas-pasan, sulit bagi Aji untuk meminta orang tuanya untuk membiayai pendidikannya di perguruan tinggi. 

Satu-satunya cara agar tetap bisa melanjutkan pendidikanya adalah dengan mencari biayanya sendiri. Di usianya yang masih muda dan belum memiliki pengalaman kerja, tentunya sulit bagi Aji untuk bisa mendapatkan pekerjaan.

Namun, tidak membuat Aji patah arang. Ia terus berusaha memperjuangkan keinginannya. Ia sadar bahwa pendidikan sangat penting. Ia terus berusaha untuk mencari pekerjaan dengan kondisinya yang kurang mendukung. Sudah berbulan-bulan mencari pekerjaan, namun belum menuai hasil. Namun ia tetap gigih dalam mendapatkan pekerjaan. Sudah hampir memasuki satu tahun ia mencari kerja, ternyata ia belum mendapatkannya. Namun, ia adalah sosok remaja yang tangguh dan tidak kenal lelah. Terus berusaha dan mencari peluang. Setiap berita yang dia dapat langsung dimanfaatkan. Meski hasil yang didapat belum sesuai harapan, namun ia tetap berusaha. Kegigihan Aji selama hampir setahun mencari pekerjaan akhirnya terbayar sudah. Ia lantas mendapatkan telepon dari sebuah perusahaan dimana tiga hari sebelumnya ia memasukkan lamaran. Informasi loker itu ia dapat dari koran.

Pekerjaan yang selama ini ia nantikan akhirnya selangkah lagi ia dapatkan. Aji mendapatkan panggilan interview. Hampir 35 menit sesi tanya jawab dengan kepala personalia tersebut. Walaupun ia belum memiliki pengalaman kerja, namun Aji tetap bisa menjawab dengan baik setiap pertanyaan yang diajukan oleh kabag personalia tersebut. Besoknya, kabar gembira pun datang. Ia mendapat kabar, bahwa ia diterima di perusahaan tersebut.

Aji pun langsung diperintahkan masuk kerja pada keesokan harinya setelah mendapat konfirmasi diterima sebagai karyawan baru diperusahaan tersebut. Sebulan ia bekerja bertepatan dengan pendaftaran mahasiswa baru. Ia pun mendaftarkan diri ke sebuah kampus swasta dan mengambil kelas malam karena siangnya ia pergi bekerja. Akhirnya ia pun berhasil merealisasikan cita-citanya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

 

1
/
3