Curhat Petugas Pemadam Kebakaran, Sering Dapat Permintaan Bantuan Absurd dari Tangkap Tokek hingga Temani Bunuh Diri

Erfan Erlin
Rabu 15 Juni 2022 22:55 WIB
Curhat Petugas Pemadam Kebakaran, Sering Dapat Permintaan Bantuan Absurd dari Tangkap Tokek hingga Temani Bunuh Diri
Curhat petugas pemadam kebakaran, sering dapat permintaan bantuan absurd dari tangkap tokek hingga temani bunuh diri. (Foto:celebrities.id/Freepik)

SLEMAN, celebrities.id - Bagi sebagian orang, tugas pemadam kebakaran hanyalah memadamkan api ketika terjadi kebakaran. Tak banyak orang yang mengetahui jika ternyata berbagai permintaan pertolongan kerap masuk ke mereka.

Permintaan warga tersebut terkadang jauh dari tugas pokok mereka. Bahkan seringkali petugas pemadam kebakaran mendapat permohonan pertolongan yang sebenarnya cukup sepele bagi sebagian orang. Seperti yang diungkapkan oleh Kasi Operasional dan Investigasi UPT Damkar Sleman Nawa Murtiyanto.

Meski tugasnya memadamkan api, namun mereka sering mendapatkan permintaan bantuan yang dinilai absurd dari masyarakat.

"Kami pernah diminta menangkap tokek karena ada ibu-ibu yang takut ketika dengar suara tokek," ujar dia, Rabu (15/6/2022).

Beberapa waktu lalu dia dan tim mendapat laporan seorang ibu-ibu, untuk mengevakuasi tokek. Meskipun merasa heran namun dia dan timnya pun memutuskan untuk menuju ke lokasi dengan alasan kemanusiaan.

"Ibu itu takut dengan suara tokek. Katanya keras sekali suaranya. Lalu menghubungi kami," ujar Nawa, lelaki yang sudah dipercaya menjadi tim pemadam kebakaran 10 tahun ini.

Sebelum berangkat ke lokasi sebenarnya tim pemadam kebakaran telah memberikan edukasi melalui saluran telepon kepada ibu rumah tangga tersebut. Mereka berusaha memberikan pengertian bahwa tokek bukan binatang yang berbahaya. Namun sang ibu bersikeras agar tim dari pemadam kebakaran tetap datang ke rumahnya dan mengevakuasi tokek tersebut

"Jika benar-benar darurat, kami wajib membantu Jika tidak, kami akan beri pengertian. Kalau memang perlu ditangani, kami tangani. Tapi Ibu ini tetap ngotot ingin kami datang yang kami terpaksa datang," katanya.

 

1
/
2