Ini Daftar Pelanggaran Operasi Patuh Lalu Lintas, Perhatikan Sanksi Dendanya

Iqbal Widiarko
Rabu 15 Juni 2022 14:36 WIB
Ini Daftar Pelanggaran Operasi Patuh Lalu Lintas, Perhatikan Sanksi Dendanya
Daftar pelanggaran operasi patuh lalu lintas perlu disimak bagi para pengguna kendaraan pribadi. (Ilustrasi/Pixabay)

JAKARTA, celebrities.id - Daftar pelanggaran operasi patuh lalu lintas perlu disimak, terkhusus bagi para pengguna kendaraan pribadi yang setiap harinya melintasi jalanan umum. 

Terdapat beberapa sasaran tilang khusus Operasi Patuh Juni 2022 yang juga akan diberlakukan sistem e-tilang oleh polisi. Kurang lebih terdapat delapan pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas polisi dalam Operasi Patuh Jaya 2022 yang sedang berlangsung bulan ini. Pelaksanaan operasi lalu lintas ini akan berlangsung pada 13-26 Juni 2022.

Apabila pengendara terkena razia, mereka harus langsung berhenti dan diperiksa kelengkapan atau identitasnya oleh polisi yang bertugas. Kewenangan Polri dalam melaksanakan pemeriksaan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Rabu (15/6/2022) telah merangkum daftar pelanggaran operasi patuh lalu lintas, sebagai berikut.

Daftar Pelanggaran Operasi Patuh Lalu Lintas

Mengutip dari laman resmi Korlantas POLRI, berikut adalah daftar pelanggaran operasi patuh lalu lintas 2022 yang bisa kamu simak, di antaranya:

1. Penggunaan Rotator atau Strobo yang Tidak Sesuai

Menggunakan rotator sebagai aksesoris tidak bisa digunakan di sembarang kendaraan. Kendaraan khusus dalam peraturan hukum lalu lintas negara saja yang bisa menggunakannya.

Biasanya rotator atau strobo terdapat pada mobil instansi layaknya kendaraan polisi, ambulans, pemadam kebakaran dan sebagainya. Kendaraan plat nomor hitam dilarang menggunakan lampu rotator sesuai Pasal 287 Ayat 4 dengan sanksi kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

2. Penggunaan Knalpot Tak Standar

Dengan adanya standar kebisingan, knalpot racing yang melewati ambang batas kebisingan akan kena tilang. Sesuai dengan Pasal 285 ayat (1) juncto Pasal 106 ayat (3) UU LLAJ dengan ancaman pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda maksimal Rp250 ribu.

3. Melakukan Balap Liar dan Kebut-kebutan

Mengadakan atau melakukan balap liar dan kebut-kebutan otomatis akan dijerat dengan pasal 297 juncto Pasal 115 huruf b UU LLAJ dengan sanksi kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda maksimal Rp3 juta.

4. Bermain Handphone Ketika Berkendara

Bahaya bermain HP ketika berkendara disebut-sebut empat kali lipat lebih besar daripada seseorang yang sedang mabuk atau dalam pengaruh alkohol berlebih. Pengendara akan dijerat Pasal 283 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp750 ribu.

 

1
/
2