Dahsyatnya Khasiat Semangka, Buah Kegemaran Rasulullah SAW: Airnya dari Surga dan Penuh Kandungan Obat 

Ahmad Haidir
Sabtu 30 Oktober 2021 00:23 WIB
Dahsyatnya Khasiat Semangka, Buah Kegemaran Rasulullah SAW: Airnya dari Surga dan Penuh Kandungan Obat 
Buah semangka menjadi kegemaran Nabi Muhammad selain kurma muda. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id – Semangka merupakan salah satu buah kegemaran Rasulullah SAW. Siapa sangka di balik rasanya yang manis dan menyegarkan tersimpan segudang manfaat kesehatan. 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Aisyah, Nabi Muhammad SAW sangat gemar mengonsumsi semangka dan kurma muda

“Sesungguhnya Nabi-shallallahu alaihi wasallam-sering makan semangka disertai ruthab (kurma muda) .”(HR.at-Tirmidzy no.1843, dishahihkan oleh al-Albany dalam Shahih at-Tirmidzy no.1843).
Rasulullah sendiri selain mengonsumsi semangka juga menyarankan untuk memakan buah ini. Dalam At tadzkiroh Imam Al Qurtubi menuliskan dari Ali RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: 

"Ya Ali, Rajinlah memakan buah semangka, karena airnya dari air surga, dan rasa manisnya adalah rasa manis surga. Setiap hamba yang memakan satu suap saja buah ini, Allah memasukkan ke dalam perutnya 70 macam obat dan mengeluarkan dari perutnya 70 macam penyakit. Untuk satu suap, Allah mencatat untuknya 10 kebajikan dan menghapus darinya 10 keburukan, dan mengangkatnya 10 derajat."

Berdasarkan riwayat tersebut dapat dipahami bahwa kandungan dalam buah semangka ternyata tidak hanya terkait nilai gizi dan kesegarannya saja, akan tetapi juga ada manfaat pahalanya. 

Adapun buah semangka adalah buah yang memiliki beragam jenis. Menurut Ibnu Qayyim yang dimaksud semangka dalam hadits tersebut adalah semangka hijau. Semangka hijau lebih cepat dicerna oleh lambung dan lebih cepat bercampur dengan makanan yang ada di dalam perut.

Ibnu qayyim juga menambahkan bahwa semangka sebaiknya dikonsumsi sebelum makan. Sebagian besar dokter pun menyarankan demikian yakni mengonsumsi semangka sebelum makan dapat mencuci perut dan menghindarkan dari berbagai penyakit.
 

Editor : Mohammad Saifulloh