Dampak PMK, Penjual Hewan Kurban Keluhkan Penjualan Menurun tapi Harga Tetap Stabil

Andrian Supendi
Sabtu 25 Juni 2022 22:02 WIB
Dampak PMK, Penjual Hewan Kurban Keluhkan Penjualan Menurun tapi Harga Tetap Stabil
Penjual hewan kurban keluhkan penjualan menurun akibat wabah PMK . (Foto: celebrities.id/Erick Fahrizal)

INDRAMAYU, celebrities.id - Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia berdampak pada penjualan hewan kurban, termasuk di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Saat ini penjualan sapi di daerah tersebut mengalami penurunan drastis.

"Tahun lalu sebelum adanya wabah PMK, menjelang Idul Adha seperti saat ini kita sudah bisa menjual lebih dari 50 ekor sapi. Sedangkan tahun sekarang kita baru menjual delapan ekor sapi," kata pengurus peternakan hewan kurban bernama Jaub, di Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (25/6/2022).

Jaub menuturkan, penjualan sapi untuk kurban tahun ini jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. 

Di 2022 pihaknya hanya menjual sapi yang tersedia di kandang pemeliharaan dan tidak membeli sapi dari luar untuk dijual kembali, seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau pembeli sih banyak, cuma karena keadaannya seperti ini. Jadi banyak pembeli yang sementara kita tolak dulu. Nanti kalau konsumen itu memang niat beli, bisa datang lagi empat hari sebelum Idul Adha," tuturnya.

 

1
/
2