Deretan Film Horor Paling Ditunggu Penggemar, tapi Dilarang Tayang di Dunia

Icon CameraRedaksi SindoNews
Selasa 24 Januari 2023 21:36 WIB
Deretan Film Horor Paling Ditunggu Penggemar, tapi Dilarang Tayang di Dunia
Deretan Film Horor Paling Ditunggu Penggemar, tapi Dilarang Tayang di Dunia. (Foto:celebrities.id/ Ritz Cinemas)

JAKARTA, celebrities.id - Masyarakat Indonesia banyak yang menyukai film bergenre horor. Tidak heran jika industri film horor semakin meningkat pesat di Tanah Air.

Tak hanya dari dalam negeri, sejumlah film horor dari luar negeri pun turut menjadi incaran para penggemar. Sayang, tidak semua film horor dapat ditayangkan karena adanya aksi kekerasan yang ekstrem di dalamnya. Merangkum dari berbagai sumber, berikut deretan film horor yang dilarang tayang di dunia.

Film Horor yang Dilarang Tayang di Dunia

1. Grotesque

Deretan Film Horor Paling Ditunggu Penggemar, tapi Dilarang Tayang di Dunia. (Foto:celebrities.id/Reelgood)
Deretan Film Horor Paling Ditunggu Penggemar, tapi Dilarang Tayang di Dunia. (Foto:celebrities.id/Reelgood)

Terinspirasi Saw dan Hostel, penulis-sutradara Kouji Shiraishi membuat film-film itu seperti film Disney dengan filmnya, Grotesque. Film itu dianggap sangat mengganggu. Film ini berkisah tentang sepasang kekasih yang diculik seorang “dokter” brutal dan dipaksa menjadi subyek serangkaian eksperimen yang menyiksa.

Grotesque dilarang seutuhnya di Inggris. Alasannya, audiens tidak mendapatkan apa pun dari skenario penghinaan dan brutalitas yang ‘nonstop dan ‘meningkat’. Judul film ini dengan tepat mendeskripsikan Grotesque, yang sangat mengganggu saat ditonton.

2. Hostel I dan II

Film-film ini terkenal karena tingkat kekerasan dan kebejatannya. Film ini juga bikin takut turis yang backpacking ke Eropa. Tidak heran kalau banyak negara di Eropa punya masalah dengan film ini. Film pertamanya dilarang di Ukraina. Sedangkan yang kedua dilarang di Selandia Baru dan Jerman.

Konten franchise ini benar-benar mengerikan dan disturbing. Karena seluruh alurnya berpusat pada penyiksaan dan orang-orang sinting yang mau mempertaruhkan apa pun demi mendapatkan peluang untuk mengendalikan dan menyakiti orang lain. Dengan banyaknya adegan menakutkan dan membuat mual, agak mengejutkan kalau tidak banyak negara yang melarang film ini.

3. I Spit on Your Grave

Sementara film 1978 ini dilihat sebagai dongeng keadilan, visual dan konsenya bisa sangat memicu bagi korban kekerasan seksual. Konten yang diangkat lebih intens. Film ini mengikuti alur cerita yang melibatkan dua tindakan kekerasan paling brutal, yang membuatnya menakutkan bagi siapa pun yang menontonnya.

Karena keekstreman isinya, sejumlah negara melarang film ini. Di Islandia, film itu dilarang karena kekerasannya. Tapi, di Australia, Jerman, dan Kanada, film ini dilarang karena berbagai alasan. Meski begitu, film ini sempat dirilis di sejumlah kota di Kanada, seperti Manitoba, Nova Scotia, dan Quebec.

4. The Human Centipede II

Film seri The Human Centipede terkenal atas dua hal, yaitu konsep bau busuk dan level kesenian yang menurun di tiga serinya. Film pertamanya adalah fim horor tradisional. Tapi yang kedua sangat ekstrem sampai dilarang di Inggris, Australia, dan Selandia Baru.

The Human Centipede II dilarang atas visual kasar yang ditampilkannya dan kekejaman berlebihan yang menjadi alur plotnya. Di sejumlah negara, itu membuat trauma banyak penontonnya karena meneruskan cerita yang sudah bikin mimpi buruk dari film pertamanya. Jadi, tidak mengherankan kalau ada yang melarang film ini.

5. A Serbian Film

A Serbian Film sangatlah mengerikan sampai dilarang tayang di banyak negara. Jerman, Norwegia, Brazil, Australia, Selandia Baru, Malaysia, Spanyol, dan Singapura adalah negara-negara yang melarang film ini tayang. Bahkan, Amerika Serikat pun harus menyunting film ini habis-habisan supaya bisa tayang dengan rating NC-17.

Film sepanjang 104 menit itu mengandung kekerasan grafis nonstop dan konten seksual yang tidak layak ditonton. Film ini mengisahkann tentang seorang mantan bintang porno yang dimanipulasi untuk tampil di film sadis. Setiap adegan adalah serangan pada indera dan hanya ada untuk memprovokasi penontonnya. Kalau pun ada artinya, makna itu menghilang di dalam seluruh kekerasan tak bermaknanya.

 

Follow Berita Celebrities di Google News

1
/
2