Di Depan 7.000 Pegiat Ekraf, Sandiaga: Harus jadi Pemenang Seperti ''katan Cinta'' Cetak Rekor Dunia!

MNC Media
Rabu 21 April 2021 04:12 WIB
MNC Group gelar webinar Semangat Ekonomi Kreatif di Tengah Masa Pandemi. (Foto: celebrities.id/MNC Media)

JAKARTA, celebrities.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan berbagai terobosan agar para pelaku ekonomi kreatif di Tanah Air tak hanya bertahan, tetapi bisa memanfaatkan peluang untuk menjadi pemenang, seperti yang berhasil ditunjukkan MNC Group, yang semakin berkibar di masa pandemi Covid-19.

"MNC baru saja memecahkan rekor dunia, salah satu sinetronnya, Ikatan Cinta, 100 hari berturut-turut mencapai share sangat tinggi, di atas 40%. Nah, ini inspirasi yang bisa kita dapat," ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam Webinar MNC Group bertajuk "Semangat Ekonomi Kreatif di Tengah Masa Pandemi", di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Pegiat ekonomi kreatif dan publik yang mengikuti webinar tersebut secara live mencapai lebih dari 7.000 peserta melalui berbagai platform, yaitu Zoom dan aplikasi streaming RCTI+.

Diketahui, sebagai produk industri kreatif karya anak bangsa, sinetron Ikatan Cinta yang digarap MNC Pictures --unit bisnis dari PT MNC Studios International Tbk (MSIN)-- mendapatkan rekor MURI sebagai Sinetron Primetime dengan audience share nasional tertinggi. Pencapaian sinetron ini tidak hanya mencetak sejarah di industri pertelevisian Indonesia, tapi juga menembus rekor dunia. 

Sinetron "Ikatan Cinta" selama 119 hari memiliki audience share berada di atas 40%. Sejak awal Ramadan, audience share Ikatan Cinta bahkan lebih dari 50%. 

Contohnya, pada Rabu, 14 April 2021 di semua demografi, Sinetron "Ikatan Cinta" mencatatkan rekor tertinggi baru dengan mencapai audience share 52,9% dengan rating 14,2. 

Berbagai stimulus, lanjut Sandiaga, diberikan Kemenparekraf kepada para pelaku ekonomi kreatif agar mereka bisa menjadi pemenang di tengah pandemi ini, mulai dari pemberian dana hibah hingga mendorong mereka beralih ke digital. 

"Kami akan all out, kita akan beri stimulus, karena sektor ekonomi kreatif kita sudah nomor 3 besar dunia," tuturnya.

Dia menjelaskan, posisi pertama, ditempati Amerika Serikat dengan Hollywood. Kedua, Korea Selatan dengan K-Pop dan ketiga, semua mata dunia saat ini sedang tertuju kepada Indonesia. "Ekonomi kreatif kita menjadi lokomotif untuk kita segera bangkit secara aktif. Tiga strategi utama kita: Inovasi, adaptasi dan kolaborasi," katanya.

 

1
/
2