Dibanding Negara ASEAN, Konsumsi Listrik Indonesia Masih Sangat Rendah 

Icon CameraMochamad Rizky Fauzan
Jumat 25 November 2022 17:50 WIB
Dibanding Negara ASEAN, Konsumsi Listrik Indonesia Masih Sangat Rendah 
Konsumsi listrik Indonesia masih sangat rendah. (Foto:   celebriteis.id/Mochamad Rizky Fauzan)

JAKARTA, celebriteis.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) menyampaikan, konsumsi listrik per kapita di Indonesia masih di bawah target.

"Hingga September 2022 konsumsi listrik per kapita masih sekitar 1.169 kWh/kapita. Kita tahu makin tinggi konsumsi listrik per kapita dapat diindikasikan semakin tinggi juga pertumbuhan ekonomi di Indonesia," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari, dalam Forum Diskusi Publik secara daring, Jumat (25/11/2022).

Dia membeberkan, rata-rata konsumsi listrik di ASEAN sudah mencapai 3.672 kWh/kapita. 

Namun, dalam Renstra Kementerian ESDM, konsumsi listrik per kapita pada 2024 ditargetkan 1.408 kWh/kapita.

"Artinya kalau kita lihat dari sini sampai 2024 pun sebenarnya kita juga masih ketinggalan jauh sama negara ASEAN lainnya," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengatakan bahwa hingga saat ini Indonesia masih terjadi kesenjangan energi listrik antara di wilayah Indonesia Timur dan Indonesia bagian Barat.

"Ini yang masih terjadi di Indonesia. Terjadi kesenjangan energi listrik antara Indonesia timur dan Indonesia barat," kata Mulyanto saat dihubungi MNC Portal, Jumat (25/11/2022).

Mulyanto membeberkan, di sisi lain pulau Jawa dan pulau Sumatera mendapati surplus listrik, bahkan PLN tetap harus bayar take or pay (TOP) dari IPP, di Indonesia timur termasuk kalimantan barat masih ada ratusan desa yang gelap gulita. Belum lagi keandalan listrik yg masih rendah dan listrik tidak menyala 24 jam.

Demand listrik per kapita, kata dia, masih sangat rendah. Artinya Indonesia masih miskin secara energi.

Editor : Imantoko Kurniadi